RADARSOLO.COM-Kebakaran melanda kandang ayam milik warga di Dusun Ngrapah Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Wonogiri, Sabtu (8/8/2026).
Sebanyak 7.000 ekor anak ayam berusia dua hari mati dalam kejadian tersebut.
Kerugian ditaksir mencapai Rp 700 juta.
Kebakaran terjadi sekita pukul 14.15. Kandang milik Sutarno itu berada di kawasan pinggiran kampung, tidak jauh dari objek wisata Girimanik.
Baca Juga: Ungkapan Syukur Hasil Bumi dan Perikanan, Warga Boyolali Gelar Tradisi Sedekah Waduk Cengklik 2026
Api pertama kali diketahui warga yang melihat kepulan asap disusul kobaran api dari bagian kandang.
Warga yang mengetahui kejadian kemudian berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.
Namun, api dengan cepat membesar. Kondisi bangunan yang sebagian menggunakan material bambu serta hembusan angin membuat kobaran api mudah merambat.
Petugas pemadam kebakaran kemudian tiba di lokasi dan melakukan penanganan.
Setelah berjibaku, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.30.
Baca Juga: Borong 10 Medali di Kejurwil Lemkari SKC Cup 3, Santri Ponpes Al Mukmin Ngruki Tatap POPDA Jateng
Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo mengatakan, dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik pada bagian blower di belakang kandang.
“Dugaan sementara, api berasal dari bagian blower di belakang kandang yang mengalami korsleting listrik. Namun, untuk memastikan penyebab kebakaran, petugas masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar dia.
Kandang yang terbakar berukuran sekira 30 x 15 meter dan terdiri atas dua lantai.
Sebagian bangunan terbakar, sementara ribuan anak ayam yang berada di dalam kandang tidak berhasil diselamatkan.
Baca Juga: Rayakan Kemerdekaan dengan Kebebasan Memilih, Aston Hadirkan “Merdeka Stay” dengan Diskon hingga 45%
“Tidak ada korban jiwa manusia dalam kejadian tersebut. Namun, sebanyak 7.000 ekor anak ayam berusia dua hari mati akibat kebakaran. Kerugian material sementara diperkirakan sekitar Rp 700 juta,” terang Anom.
Pasca kejadian, personel Polsek Slogohimo langsung mendatangi lokasi.
Polisi juga berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Polres Wonogiri guna melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara.
Atas peristiwa ini, polisi mengimbau agar masyarakat terkhusus pemilik usaha peternakan agar rutin memeriksa instalasi listrik dan berbagai perangkat kelistrikan di dalam kandang. (al)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : Radarsolo.jawapos.com