RADARSOLO.COM - Pembangunan sarana infrastruktur jalan di Desa Brenggolo, Kecamatan Jatiroto, Wonogiri melalui program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) menjadi angin segar dan berkah tersendiri bagi masyarakat setempat.
Hadirnya akses baru ini berhasil memangkas jarak tempuh sekaligus mempermudah mobilitas harian warga.
Pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap III Kodim 0728/Wonogiri di desa tersebut dinyatakan resmi ditutup pada Kamis (13/8/2026) dengan seluruh target fisik pengerjaan rampung 100 persen.
Baca Juga: Sumur Semakin Mengering, Warga Girikikis Wonogiri Hanya Andalkan Dropping Air Bersih
Salah satu hasil pembangunan yang paling dirasakan manfaatnya oleh masyarakat adalah pengerjaan rabat beton jalan sepanjang 300 meter dengan lebar 4 meter.
Jalur ini membentang menghubungkan wilayah Dusun Brenggolo dengan Dusun Sugihan.
Kepala Desa Brenggolo Warman membeberkan bahwa sebelum perbaikan fisik dilakukan, warga setempat harus melintasi kondisi jalan yang kurang memadai.
Bahkan untuk menjangkau beberapa lokasi tujuan, warga terpaksa memutar jalan dengan rute yang jauh lebih panjang.
"Dengan dibangunnya jalan ini warga sangat bersyukur. Sekarang warga dapat membawa hasil panen tanpa kesulitan lagi," terang Warman, Kamis (13/8/2026).
Jalan rabat beton tersebut menjadi urat nadi vital bagi masyarakat yang sehari-hari beraktivitas serta mengangkut komoditas hasil pertanian.
Baca Juga: DPRD Klaten Resmi Bentuk Panitia Pemilihan Wakil Bupati, Ini Daftar Anggotanya
Karena itu, hadirnya akses infrastruktur ini dinilai memberikan dampak ekonomi langsung bagi warga perdesaan.
Selain perbaikan jalan rabat beton, paket kegiatan TMMD juga menyelesaikan pembangunan talud gendong sepanjang 40 meter dengan tinggi 1,5 meter serta pembuatan dua titik gorong-gorong pendukung.
Rangkaian TMMD Sengkuyung Tahap III ini berlangsung selama kurang lebih satu bulan, terhitung sejak 15 Juli hingga 13 Agustus 2026.
Alokasi total anggaran yang dikucurkan mencapai Rp465 juta, gabungan dari APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp165 juta dan APBD Kabupaten Wonogiri sebesar Rp300 juta.
Seremoni penutupan TMMD ditandai melalui penandatanganan naskah penyerahan proyek serta pemukulan kentongan oleh Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
"Pembangunan desa disebut menjadi bagian penting untuk memperkuat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tegas Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan. (al)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : Radarsolo.jawapos.com