5 Negara Ikuti Kejuaraan Paralayang Internasional di Wonogiri

Iwan Adi Luhung • Dipublikasikan Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:28 WIB
Ilustrasi paralayang. (istimewa)
Ilustrasi paralayang. (istimewa)

RADASOLO.COM-Wonogiri menjadi tuan rumah kejuaraan paralayang bertaraf internasional.

Kejuaraan Internasional Cross Country Paralayang akan digelar pada 19-23 Agustus 2026.

Sebanyak 68 atlet dari lima negara telah mengonfirmasi keikutsertaan.

Mereka berasal dari Korea Selatan, China, Malaysia, Nepal, dan Indonesia.

Baca Juga: Ajak Kibarkan Merah Putih, Polres Boyolali Bagikan 310 Buah Bendera Sasar Pengendara dan UMKM

Kepala Dinas Teritorial Lanud Adisumarmo Kol Lek Amrico mengatakan, kejuaraan tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI sekaligus menjadi bagian dari Panglima TNI Cup.

"Dalam rangka HUT ke-81 TNI, Panglima TNI akan mengadakan beberapa turnamen yang tersebar di seluruh satuan TNI di Indonesia. Kebetulan, Wonogiri yang masuk dalam teritorial Lanud Adisumarmo ini juga akan melaksanakan Kejuaraan Internasional Paralayang Seri II," ujar dia baru-baru ini.

Menurut dia, selain mendorong prestasi olahraga dirgantara, kejuaraan tersebut diharapkan menjadi ajang sport tourism untuk mengenalkan potensi wisata Wonogiri.

Nomor cross country membuat atlet menempuh jarak penerbangan yang jauh, pihaknya telah berkoordinasi terkait pengaturan keamanan ruang udara.

"Ruang udara yang digunakan tidak mengganggu lalu lintas udara di wilayah Jawa Tengah, terutama di Solo Raya," beber dia.

Baca Juga: 35 Link Twibbon HUT ke-81 RI 2026 dan Kumpulan Ucapan untuk Media Sosial

Ketua Komite Paralayang Jawa Tengah Thomas Widiananto mengatakan terdapat sembilan kategori yang dipertandingkan dalam kejuaraan tersebut.

Untuk kejuaraan internasional, kategori yang dilombakan meliputi cross country overall, perorangan putra, perorangan putri, U26, Master Up 45, dan beregu.

Sedangkan pada kejuaraan nasional terdapat kategori cross country perorangan putra, perorangan putri, dan beregu.

Baca Juga: Update Bursa Transfer Arema FC di Liga 1: Rombak Besar Skuad, 9 Pemain Baru Merapat, Dua Kiper Persis Solo Merapat

Kejuaraan ini juga menjadi kesempatan bagi atlet untuk meningkatkan peringkat internasional.

Hal itu penting sebagai modal bagi atlet untuk mengikuti berbagai kompetisi kelas dunia.

"Ini penting bagi atlet untuk mengikuti event-event kelas dunia," kata dia.

Thomas menambahkan, kejuaraan internasional di Wonogiri juga menjadi langkah awal bagi Komite Paralayang dan FASI untuk mempersiapkan Asian League yang direncanakan digelar tahun depan.

"Asian Series kami rancang di tahun depan dengan menggandeng beberapa negara Asia, seperti Korea, China, Malaysia, Thailand dan Indonesia," beber dia.

Wonogiri dipilih sebagai lokasi kejuaraan karena selama ini dikenal sebagai salah satu venue favorit untuk nomor cross country.

Kejuaraan serupa juga rutin digelar di wilayah tersebut.

Baca Juga: Update Bursa Transfer Bhayangkara FC di Liga 1: 9 Pemain Baru Merapat, Termasuk Bintang Persija Jakarta 

Bahkan, menurut Thomas, rekor penerbangan cross country hingga 110 kilometer pernah tercatat dari Wonogiri menuju Blora.

"Pilot paralayangnya menempuh penerbangan selama 5-6 jam," pungkasnya. (al)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
Sumber : Radarsolo.jawapos.com
lima negara atlet paralayang wonogiri