RADARSOLO.COM-Prestasi membanggakan ditorehkan Penata Keprotokolan Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Wonogiri Rima Wahyuni.
Ia berhasil meraih Juara 1 Lomba Protokol Upacara Kemerdekaan RI Tingkat Nasional 2026 yang digelar lembaga Skill Update.
Tak hanya menjadi juara utama, Rima juga meraih penghargaan audio terbaik dalam ajang yang diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia tersebut.
Rima mengatakan, awalnya ia mengetahui lomba tersebut setelah Skill Update menggelar kegiatan dan membuka pendaftaran.
Baca Juga: Juli-Agustus 2026 Tindak 270 Pelanggar Knalpot Brong Dan Balap Liar, Orang Tua Wajib Hadir
Ia tertarik mengikuti lomba karena menilai lembaga penyelenggara memiliki mentor-mentor yang luar biasa.
"Saya daftar, kemudian saya pelajari ketentuannya. Semua petunjuk sudah tertulis. Persiapan khusus sebenarnya tidak ada karena ini memang dunia sehari-hari saya," ujar Rima.
Dalam lomba tersebut, peserta diminta membawakan naskah resmi protokol upacara yang digunakan dalam upacara di Istana pada 2025.
Naskah tersebut harus dibacakan sesuai ketentuan.
Rima pun memilih menampilkan kemampuannya secara apa adanya.
Baca Juga: TNI Dan BPBD Gotong Royong Padamkan Kebakaran Lahan Di Watubonang Sukoharjo
Wanita berhijab ini mempelajari ketentuan lomba dan teks yang diberikan, kemudian melakukan pengambilan video tanpa proses editing sesuai aturan.
"H-3 saya take video. Videonya jadi, kemudian H-2 saya upload melalui akun Instagram," terangnya.
Persaingan dalam lomba tersebut cukup ketat.
Tercatat terdapat sekitar 855 peserta yang tergabung dalam grup peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Pesertanya pun berasal dari latar belakang beragam, termasuk kalangan protokoler.
Menurut Rima, jumlah pengikut atau followers Instagram tidak menjadi faktor penentu kemenangan.
Baca Juga: ODHIV Di Sukoharjo Dapat Bansos Nutrisi, Diimbau Segera Urus Desil Terbaru Di DTSEN
Penilaian dilakukan berdasarkan kemampuan peserta membawakan naskah.
Bobot penilaian tertinggi berada pada aspek vokal, intonasi, dan artikulasi.
Selain itu, performa serta kualitas audio juga menjadi bagian yang dinilai.
"Pesertanya banyak dan banyak juga yang bagus. Saya upload apa adanya karena saya ingin menjadi diri saya sendiri," ungkapnya.
Pengumuman pemenang dilakukan secara daring pada 14 Agustus 2026.
Dalam rangkaian opening ceremony, panitia mulai mengumumkan 10 besar.
Rima mengaku sempat tidak yakin namanya akan disebut ketika pengumuman mulai mengerucut hingga lima besar dan tiga besar.
Hingga akhirnya, nama Jawa Tengah disebut sebagai bagian dari pemenang.
"Saat disebut Jawa Tengah, kan pesertanya juga banyak. Saya kemudian chat dan tanya akun yang menang. Ternyata benar akun saya," kata dia.
Bagi Rima, kemenangan tersebut memberikan kepuasan tersendiri.
Baca Juga: SD Integral Walisongo Sragen Siap Uji Mental di Elementary Futsal Fest 2026, Semifinal Jadi Target
Terlebih, ia tampil menggunakan pakaian yang dikenakan pada hari pengambilan video dan tidak melakukan persiapan khusus maupun penyuntingan berlebihan.
"Yang membuat puas karena saya menampilkan pembawaan apa adanya, menjadi diri sendiri," tuturnya.
Atas prestasi tersebut, Rima mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp4,5 juta sebagai juara 1 dan Rp500 ribu untuk penghargaan audio terbaik.
Setelah pencapaian prestasi ini, Rina tetap ingin berbagi ilmu, dengan mengembangkan ilmu keprotokolan dan public speaking di berbagai usia melalui kelas Rimaw Learning Center yang dibuatnya di Kelurahan Wonokarto, Kecamatan Wonogiri Kota.
Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Wonogiri Mahardyan Surya Kusumaditya mengapresiasi prestasi tersebut.
Menurutnya, capaian Rima bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga membawa nama Wonogiri dan Jawa Tengah di tingkat nasional.
"Kami mengapresiasi karena sudah membawa nama daerah dan provinsi di tingkat nasional. Terkhusus bagi Bagian Prokopim, ini menjadi kebanggaan. Mbak Rima sudah membawa nama Wonogiri," jelas dia. (al)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : Radarsolo.jawapos.com