RADARSOLO.COM - Pemkab Wonogiri mulai membangun belasan jalan. Masyarakat diminta ikut mengawasi pengerjaan proyek tersebut.
Bupati Wonogiri Setyo Sukarno mengatakan, ada 12 paket pekerjaan jalan yang tengah digarap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Wonogiri.
Pekerjaan itu adalah peningkatan, rekonstruksi, hingga pemeliharaan berkala jalan.
Baca Juga: Alarm Kesehatan Mental Solo: Angka Screening Naik, Ratusan Kader Dilatih Jadi Penolong Pertama
"Pekerjaan jalan ini tersebar di berbagai wilayah di Wonogiri," ujar Setyo.
Berdasarkan datanya, nilai kontrak 12 pekerjaan jalan itu mencapai Rp33,63 miliar.
Pekerjaan tersebar di sejumlah wilayah Wonogiri. Di antaranya:
- Ruas Miri-Lemahbang di Kecamatan Kismantoro
- Ruas Eromoko-Tegalharjo di Kecamatan Eromoko
- Ruas Manjung-Wonokerto di Kecamatan Wonogiri
- Ruas Made-Tunggur di Slogohimo
- Ruas Watuondo-Golo di Bulukerto
- Ruas Kopen-Janggan di Jatiroto
Selain itu, penanganan jalan rusak juga mencakup:
- Ruas Temon-Setrorejo di Baturetno
- Dalam Kota Jatipurno
- Jalan lingkungan Gesing dan Kembangan di Kismantoro
- Panekan-Minggarharjo di Eromoko
- Girimarto-Jatipurno
- Kepyar-Waleng di Kecamatan Girimarto
Dari seluruh paket tersebut, nilai kontrak terbesar terdapat pada peningkatan atau rekonstruksi ruas Jalan Eromoko-Tegalharjo dengan nilai sekitar Rp 7,53 miliar.
Sementara itu, sejumlah pekerjaan lainnya memiliki nilai kontrak Rp1,3 miliar hingga Rp3,67 miliar.
Baca Juga: Hari Jadi Ke-81, Pemprov Jateng Andalkan Pemuda Untuk Entaskan Kemiskinan
"Sudah mulai kontrak Juli kemarin," jelas Setyo.
Bupati juga berkoordinasi dengan DPRD Wonogiri agar ikut serta mengawasi proyek pembangunan jalan tersebut.
Hal itu guna pekerjaan bisa berjalan optimal.
"Masyarakat juga kami harapkan mengawasi. Ini kan juga dari pajak yang dibayarkan masyarakat juga. Masyarakat bisa terlibat langsung mengawasi pekerjaan-pekerjaan ini," papar bupati. (al)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : Radarsolo.jawapos.com