Diikuti Atlet Dunia, Kejuaraan Paralayang Internasional Panglima TNI Cup 2026 Dibuka di Wonogiri

Iwan Adi Luhung • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:50 WIB
78 atlet adu skill pada Kejuaraan Paralayang Internasional bertajuk Panglima TNI Cup 2026 di Kabupaten Wonogiri, Kamis (20/8/2026). (M.IHSAN/RADAR SOLO)
78 atlet adu skill pada Kejuaraan Paralayang Internasional bertajuk Panglima TNI Cup 2026 di Kabupaten Wonogiri, Kamis (20/8/2026). (M.IHSAN/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM- Kejuaraan Paralayang Internasional bertajuk Panglima TNI Cup 2026 resmi dibuka di Navio Caffe, Kabupaten Wonogiri, Kamis (20/8/2026).

Perhelatan olahraga dirgantara bergengsi ini diikuti oleh puluhan atlet dari berbagai penjuru tanah air serta mancanegara.

Danlanud Adisoemarmo Marsma TNI Henri Ahmad Badawi mengatakan, kompetisi ini diikuti oleh total 78 atlet paralayang pilihan.

"Untuk 68 atlet berasal dari Indonesia. Dari berbagai daerah," ujar Henri, Kamis (20/8/2026).

Baca Juga: Nekat Berenang di Sungai, Pekerja Migran asal Sragen Tenggelam di Jepang

Sementara itu, 10 peserta lainnya merupakan atlet internasional yang berasal dari lima negara tetangga dan benua biru, yakni Tiongkok, Korea Selatan, Prancis, Nepal, dan Malaysia.

Henri mengungkapkan rasa bangga serta apresiasinya kepada seluruh pemangku kepentingan yang mendukung keterlaksanaan ajang ini.

Ia menilai kawasan lanskap Wonogiri memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi olahraga udara seperti gantole dan paralayang.

"Harapan kita, ini bisa bermanfaat bagi para atlet. Kemudian juga menumbuhkan wisata di Wonogiri. Tempatnya bagus dan berpotensi dikembangkan," beber Danlanud.

"Kita ingin cari bibit unggul dalam olahraga paralayang. Skalanya juga internasional. Ini bisa menambah pengamanan. Perkembangan paralayang dari waktu ke waktu juga berkembang positif," imbuhnya.

Baca Juga: MI Al Islam Inovatif Dibal Siap Ukur Kemampuan di Jawa Pos Radar Solo Elementary Futsal Fest 2026

Ketua Komite Paralayang Indonesia Asgaf Ahmad Umar menuturkan, kejuaraan ini ditargetkan mampu mencetak atlet-atlet baru berkaliber nasional yang siap bersaing di kancah internasional.

"Kompetisi ini secara nasional ada atlet 26 daerah. Ada juga kelompok umur 26 tahun ke bawah. Itu nanti bisa jadi atlet masa depan Indonesia," terang Asgaf.

Di sisi lain, Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Panglima TNI atas kepercayaan memilih Kabupaten Wonogiri sebagai tuan rumah.

Baca Juga: Tanam Serentak Padi Rojolele Seluas 5 Hektare, Langkah MPM Muhammadiyah Diapresiasi Pemkab Klaten

Setyo optimis penyelenggaraan event olahraga internasional ini dapat mengangkat nama pariwisata daerah sekaligus memberikan dampak positif (multiplier effect) bagi perekonomian lokal.

"Harapan kami, ini juga mengenalkan potensi wisata Wonogiri di mata nasional dan internasional. Dampak ekonomi juga bisa dikatakan. Kuliner, penginapan dan transportasi bisa mendapatkan manfaat. Semoga ke depan bisa digelar lagi kejuaraan di sini," pungkas Setyo Sukarno. (al)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
Sumber : Radarsolo.jawapos.com
panglima tni cup 2026 bupati wonogiri setyo sukarno paralayang wonogiri internasional