Rumpun Bambu di Selogiri Wonogiri Terbakar, Api Sempat Dekati Rumah Lansia

Iwan Adi Luhung • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 14:42 WIB
Damkar Wonogiri jinakkan api yang membakar rumpun bambu di belakang rumah lansia di Dusun Pulorejo, Desa Nambangan, Selogiri, Wonogiri, Minggu (23/8/2026). (DOK.DAMKAR BOYOLALI)
Damkar Wonogiri jinakkan api yang membakar rumpun bambu di belakang rumah lansia di Dusun Pulorejo, Desa Nambangan, Selogiri, Wonogiri, Minggu (23/8/2026). (DOK.DAMKAR BOYOLALI)

RADARSOLO.COM - Kebakaran melanda area rumpun bambu di belakang rumah warga di Dusun Pulorejo, Desa Nambangan, Selogiri, Wonogiri, Minggu (23/8/2026).

Api sempat mendekati permukiman warga sebelum berhasil dipadamkan petugas.

Koordinator Damkar Wonogiri Sriyanto Kembo mengatakan, kebakaran terjadi di belakang rumah Kasiyem (61) warga setempat.  

"Karena lokasinya mendekati rumah, kami segera melakukan pemadaman untuk mencegah api merembet," ujar Kembo.

Baca Juga: Dengar Curhatan Warga, Astrid Widayani dan Kelurahan Gilingan Salurkan Bantuan Usaha

Laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 10.35. Setelah menerima laporan, Damkar Wonogiri langsung mengerahkan satu unit mobil pemadam dengan delapan personel Regu 1 menuju lokasi.

Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan penyemprotan dan pemadaman pada area yang terbakar.

Proses tersebut turut dibantu personel TNI, Polsek setempat, serta warga sekitar.

"Pemadaman kami lakukan bersama-sama dengan TNI, Polsek dan masyarakat. Alhamdulillah api bisa segera dikendalikan sehingga tidak sampai merembet ke rumah warga," papar Kembo.

Proses pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 12.15. Petugas memastikan api telah padam dan kondisi di sekitar lokasi aman serta terkendali.

Baca Juga: Bupati Klaten Terima Kunjungan Menteri PPN, Bahas Penguatan Inovasi Pertanian dan Ketahanan Pangan

Tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan rumah akibat kejadian tersebut.

Namun, Sriyanto mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.

Terutama pada area yang terdapat banyak vegetasi kering.

"Barongan (rumpun bambu) cukup mudah terbakar, apalagi ketika kondisi kering. Kami mengimbau masyarakat tidak membakar sampah atau melakukan aktivitas yang bisa memicu api di sekitar lahan kering," kata dia.

Damkar juga meminta masyarakat segera melapor apabila mengetahui adanya titik api. Kecepatan laporan dinilai penting agar petugas dapat segera melakukan penanganan sebelum api meluas. (al)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
Sumber : Radarsolo.jawapos.com
Damkar Wonogiri Rumpun Bambu kebakaran selogiri lansia