RADARSOLO.COM-Kesiapsiagaan personel Polres Wonogiri dalam menghadapi potensi gangguan keamanan diuji melalui gelaran simulasi pengamanan markas komando (mako) di halaman Mapolres Wonogiri, Kamis (27/8/2026).
Latihan yang melibatkan personel dari berbagai fungsi ini dirancang untuk menguji kecepatan respons, ketepatan tindakan, hingga efektivitas koordinasi antaranggota dalam menjalankan tugas lapangan.
Rangkaian simulasi diawali dengan respons cepat personel begitu menerima informasi awal terkait potensi ancaman keamanan.
Baca Juga: Perjalanan Tuntutan RUU Perampasan Aset yang Kembali Menjadi Salah Satu Tuntutan di Demo 27 Agustus
Selanjutnya, tim bergegas mengamankan seluruh perimeter area markas guna mengantisipasi eskalasi situasi yang berkembang.
Selain mengasah ketangkasan individu, latihan ini difokuskan untuk menguji sistem komunikasi internal.
Setiap anggota dituntut memahami alur tugas dan tanggung jawab agar skenario pengamanan dapat dieksekusi secara terstruktur dan terukur.
Kapolres Wonogiri AKBP Haris Munandar Hasyim menegaskan, simulasi pengamanan mako ini penting digelar untuk menjaga kesiapan operasional anggota dalam mengantisipasi berbagai kondisi darurat (kontijensi).
"Ini merupakan latihan untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Setiap personel harus mengetahui tugas dan tanggung jawabnya, sehingga ketika terjadi situasi kontijensi dapat merespons dengan cepat dan tetap terukur," terang kapolres, Kamis (27/8/2026).
Haris menambahkan, peningkatkan kapasitas anggota perlu dilakukan secara berkala melalui latihan rutin agar pemahaman teori dapat diaplikasikan secara presisi saat menghadapi ancaman nyata di lapangan.
Baca Juga: Sempat Mangkrak Selama 2 Tahun, Pasar Rakyat Nogosari Boyolali Gratiskan Sewa Kios Hingga 2027
"Yang kita bangun bukan hanya kemampuan individu, tetapi juga kekompakan dan koordinasi. Semua harus berjalan sesuai prosedur," tambahnya.
Setelah seluruh peragaan simulasi selesai dilaksanakan, jajaran pimpinan Polres Wonogiri langsung menggelar evaluasi menyeluruh.
Catatan evaluasi tersebut dijadikan acuan perbaikan pola pengamanan serta penyempurnaan kesiapan personel ke depan. (al)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : Radarsolo.jawapos.com