RADARSOLO.COM - Kontingen Kabupaten Wonogiri mengusung misi meraih prestasi pada gelaran Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) SD/SMP/SMA/SMK Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026.
Sebanyak 206 atlet pelajar dipastikan turun berlaga di 16 cabang olahraga (cabor).
Ajang POPDA Jateng berlangsung di Kota Semarang pada 1–6 September 2026.
Baca Juga: Cerita Mbah Pur Bersepeda ke Tanah Suci untuk Umrah, Ubah Strategi Lintasan demi Keselamatan
Pelepasan kontingen Wonogiri dipimpin Bupati Wonogiri Setyo Sukarno di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Selasa (1/9/2026).
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Wonogiri Haryanto menjelaskan, kontingen Wonogiri memasang target dua medali emas sebagai sasaran utama.
Raihan emas tersebut diproyeksikan datang dari cabor unggulan judo dan bola voli pasir putra.
"Targetnya dua emas, voli pasir putra dan judo. Itu jadi cabor unggulan Wonogiri," terang Haryanto, Selasa (1/9/2026).
Selain mengincar dua medali emas, kontingen Wonogiri membidik enam medali perak dan 15 medali perunggu.
Jika seluruh target terpenuhi, total 23 medali diharapkan dapat dibawa pulang ke Kabupaten Wonogiri.
Baca Juga: Honda Rebel 300 Harga Rp 40 Jutaan, Cruiser Pemula dengan Fitur Modern, Ini Spesifikasi Lengkapnya
Bupati Wonogiri Setyo Sukarno mengatakan, keikutsertaan dalam POPDA bukan semata-mata mengejar perolehan medali.
Melainkan sarana penting bagi para atlet pelajar untuk menambah pengalaman serta menggembleng mental bertanding.
"Dengan segala keterbatasan yang kita miliki, kami tetap berusaha untuk selalu mengikuti kompetisi olahraga, baik tingkat regional maupun nasional, dalam rangka memberikan motivasi," kata Setyo Sukarno.
Menurut Setyo, lahirnya prestasi atlet membutuhkan proses panjang yang konsisten melalui keterlibatan sinergis antara orang tua, pelatih, sekolah, pembina, hingga pemerintah daerah.
Baca Juga: Polresta Klaten Gelar Sertijab 26 Pejabat, Kapolresta Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Publik
Ia menggarisbawahi peran vital pihak sekolah dalam mendeteksi dan menjaring bibit-bibit potensial, agar pembinaan tidak terhenti saat gelaran POPDA usai.
"Ke depan harus kita bangun satu sistem program pembinaan manajemen yang berkelanjutan sehingga pembinaan atlet semakin menunjukkan hasil," tegasnya.
Menutup arahannya, Bupati Setyo Sukarno berharap para atlet mampu menampilkan performa terbaik dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas selama menjalani pertandingan di Semarang. (al)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : Radarsolo.jawapos.com