RADARSOLO.COM - Kesempatan bagi mahasiswa berprestasi di Wonogiri untuk mendapatkan bantuan biaya pendidikan kembali terbuka.
Pemkab Wonogiri menggulirkan program Beasiswa bagi Pemuda Berprestasi Wonogiri 2026.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Wonogiri Haryanto mengatakan, program tersebut menyasar mahasiswa berprestasi, termasuk dari keluarga kurang mampu.
Baca Juga: Lepas 182 Atlet Pelajar ke POPDA Jateng 2026, Bupati Boyolali Minta Bertanding Tanpa Beban
"Untuk kuotanya 605 mahasiswa. Anggaran Rp 7,5 miliar. Setiap penerima mendapatkan Rp12 juta," ujar dia.
Simapres 2026 dibuka untuk penerima baru maupun penerima lanjutan.
Komposisinya diatur dengan penerima lanjutan minimal 40 persen dan penerima baru maksimal 60 persen dari total kuota.
Haryanto menerangkan, penerima lanjutan tidak otomatis mendapatkan beasiswa.
Mereka tetap harus mengikuti proses seleksi.
Salah satu yang menjadi pertimbangan adalah kontribusi yang telah diberikan kepada daerah selama menerima program.
Baca Juga: Polres Wonogiri Salurkan 10 Tangki Air Bersih untuk 328 KK di Desa Basuhan
"Untuk penerima lanjutan karena mereka dituntut untuk berkontribusi, nanti ada seleksi," jelasnya.
Haryanto menyebut, pada pelaksanaan beasiswa Pemuda Berprestasi sebelumnya, komposisi penerima baru dan lanjutan berada di kisaran 50:50.
Yang menarik, Pemkab Wonogiri juga memberikan batasan cukup ketat terhadap calon penerima.
Anak pejabat tertentu tidak diperbolehkan mengikuti program tersebut.
Mereka yang merupakan anak pejabat di lingkungan Pemkab Wonogiri dari eselon I, II, dan III tidak bisa menjadi penerima.
Baca Juga: Mitsubishi Pajero Terbaru Meluncur, Penampakan SUV Legendaris Ini Makin Gagah
Larangan juga berlaku bagi anak pejabat negara, mulai presiden hingga anggota DPRD Kabupaten. Termasuk anak pejabat TNI/Polri.
"Ini memberikan kesempatan untuk mahasiswa yang berprestasi dan dari keluarga tidak mampu," kata Haryanto.
Pendaftaran seleksi administrasi dibuka mulai 1 hingga 18 September. Adapun sosialisasi program juga berlangsung.
Peserta yang lolos administrasi akan mengikuti seleksi tahap kedua.
Untuk peserta baru, tahap ini meliputi pembuatan vlog dan karya tulis inovasi pada 2–16 Oktober.
Kemudian dilanjutkan wawancara ideologi dan wawasan kebangsaan pada 17–18 Oktober.
Sementara peserta lanjutan mengikuti tes kolaborasi dan aktualisasi diri pada 10 Oktober serta wawancara kontribusi pada 11 Oktober.
"Hasil akhir seleksi dijadwalkan diumumkan 13 November. Sedangkan penyerahan penghargaan bagi pemuda berprestasi dijadwalkan 26 November. Jadwalnya itu," beber Haryanto.
Peserta yang ingin mengikuti program tersebut wajib mencermati persyaratan dalam Buku Panduan Simapres 2026.
Panduan dapat diunduh melalui https://s.id/BukuPanduanSimapres2026.
Setelah dinyatakan lolos, penerima masih harus melengkapi sejumlah berkas pendukung.
Di antaranya surat keterangan bebas narkoba, surat pernyataan komitmen penerima penghargaan, serta laporan pertanggungjawaban penggunaan dana penghargaan. (al)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : Radarsolo.jawapos.com