Pedagang Pasar Pracimantoro Wonogiri Disekap di Dalam Mobil dan Dianiaya, Perhiasan Emas 53 Gram Dirampas

Iwan Adi Luhung • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 12:25 WIB
Ilustrasi pedagang pasar yang menjadi sasaran kejahatan. (AI GENERATED/GEMINI)
Ilustrasi pedagang pasar yang menjadi sasaran kejahatan. (AI GENERATED/GEMINI)

RADARSOLO.COM - Pencurian dengan kekerasan (curas) menimpa Tukinem, 69, warga Desa Lebak, Kecamatan Pracimantoro, Wonogiri.

Lansia tersebut disekap di dalam mobil dan dianiaya lalu dibuang di Eromoko.

Tidak hanya itu, perhiasan emas total seberat 53 gram dirampas.

Tokoh masyarakat Pracimantoro, Irwan Hari Purnomo mengamini kabar tersebut.

Baca Juga: Hasil Lengkap Pekan Pertamadan Klasemen Liga 1: Persib Bandung, Persebaya, PSS Sleman, dan PSIM Beda Nasib

Peristiwa itu terjadi Minggu (6/9/2026) di sela Tukimen berjualan di Pasar Pracimantoro Wonogiri.

"Informasinya korban saat itu sedang berjualan. Jual kecambah," ujar anggota DPRD Wonogiri itu, Senin (7/9/2026).

Modus pelaku yakni dengan memesan kecambah dan meminta Tukinem mengantarkannya ke mobil pelaku.

Namun, saat mengantarkannya, Tukinem tiba-tiba ditarik masuk mobil. 

"Korban kemudian dibawa pelaku. Diturunkan di wilayah (Desa) Panekan, Kecamatan Eromoko. (Berarti sempat diculik?) Iya, dibawa pelaku," beber Irwan.

Baca Juga: Lewat HP dan NIK, Ini Cara Tahu Status Desil di Cek Bansos Kemensos dan DTSEN BPS

Setelah menurunkan korban, pelaku melarikan diri. Korban kemudian ditemukan oleh warga dan diantarkan kembali ke Pasar Pracimantoro.

Dihubungi terpisah, Kasatreskrim Polres Wonogiri Iptu Agung Sedewo mengatakan, pihaknya tengah menyelidiki kasus itu.

Hasil penyelidikan sementara, curas yang menimpa Tukinem terjadi sekira pukul 07.00.

Saat itu, seorang laki-laki tak dikenal sempat membeli kecambah seharga Rp5 ribu.

Baca Juga: Persis Solo Wajib Ekstra Waspada, De Reds FC Siap Jadi Kuda Hitam yang Menakutkan

"Lalu orang tak dikenal itu kembali membeli kecambah. Meminta 2 kilogram, tapi korban diminta mengantarkan ke parkiran mobilnya," beber Agung.

Sesampainya di lokasi parkir mobil, korban dipaksa masuk mobil yang ternyata sudah ada dua orang laki-laki lainya di dalamnya.

Tukinem kemudian dibawa ke arah Kecamatan Eromoko.

Dalam perjalanan, dua pelaku yang duduk bersama Tukinem di kursi tengah membungkam mulut serta memukul kepala korban kemudian mengambil secara paksa perhiasan emas dengan total seberat 53 gram yang dikenakan oleh korban.

Perhiasan emas tersebut terdiri:

Baca Juga: Bandara Soetta Ditutup Sampai Kapan? Update Erupsi Gunung Anak Krakatau Terbaru

Setelah melakukan aksinya, Tukinem diturunkan secara paksa di wilayah Desa Panekan, Kecamatan Eromoko.

Korban kemudian ditolong oleh warga diantarkan kembali ke Pasar Pracimantoro.

"Kami masihmenyelidikinya," pungkas Agung. (al)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
Sumber : Radarsolo.jawapos.com
pedagang pasar pracimantoro disekap perhiasan emas curas Polres Wonogiri