RADARSOLO.COM- Pemkab Wonogiri mengintensifkan penyediaan sarana pengairan pertanian demi memitigasi dampak ancaman kekeringan.
Pada kesempatan kali ini, sebanyak empat kelompok tani yang tersebar di empat kecamatan menerima bantuan pembangunan sumur bor dari Gajah Mungkur Golf Club (GMGC).
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, dalam gelaran acara penyerahan bantuan sosial yang dipusatkan di Ruang Khayangan Kompleks Sekretariat Daerah (Setda) Wonogiri, Jumat (11/9/2026).
Total alokasi bantuan sosial yang dikucurkan mencapai Rp120 juta untuk pembangunan empat titik lokasi sumur bor, di mana masing-masing kelompok tani mengantongi dana hibah sebesar Rp30 juta.
Adapun sebaran lokasi pembangunan mencakup Kecamatan Baturetno, Girimarto, Eromoko, dan Wuryantoro.
Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, mengapresiasi tinggi kepedulian kepengurusan GMGC yang berkontribusi nyata menyokong ketersediaan sarana irigasi bagi para petani lokal.
Ia menegaskan bahwa jaminan pasokan air merupakan kunci utama penjaga kestabilan hasil panen di kala kemarau melanda.
"Pertanian adalah urat nadi perekonomian kita. Kehadiran sumur bor ini akan berdampak langsung pada kualitas dan kuantitas hasil panen petani kita," kata Setyo Sukarno, Jumat (11/9/2026).
Setyo menerangkan bahwa partisipasi pihak swasta dan komunitas ini selaras dengan program prioritas Pemkab Wonogiri yang tengah memacu pembangunan 1.000 unit sumur bor.
Baca Juga: 10 Mantan PSK Gilingan Alih Profesi Jadi Pedagang
Langkah ini difokuskan untuk memfasilitasi kebutuhan air sawah di sentra-sentra rawan krisis air.
Hingga saat ini, tercatat sedikitnya 200 unit fasilitas sumur bor telah beroperasi penuh di pelbagai wilayah Wonogiri.
Pemkab berharap kolaborasi lintas sektor terus mengalir guna mengakselerasi pemenuhan target tersebut.
"Jangan berjalan sendiri-sendiri. Mari saling merangkul demi kesejahteraan para petani yang menjadi pahlawan pangan daerah," pungkas Setyo. (al)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : Radarsolo.jawapos.com