RADARSOLO.COM - Sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Wonogiri dikabarkan berhenti beropersi sementara.
Pasalnya, dapur-dapur itu belum mendapatkan transfer dana dari Badan Gizi Nasional (BGN).
Kabar tersebut diamini Korwil BGN Wonogiri Pandri Prabowo.
Baca Juga: Jadwal Bundesliga Pekan Keempat: Bayern Munich vs Union Berlin, Stuttgart Tantang Dortmund
Pihaknya mendapatkan informasi soal adanya sejumlah dapur yang berhenti operasional untuk sementara di sejumlah kecamatan.
"Betul (ada dapur yang berhenti operasional sementara). Itu karena adanya keterlambatan transfer dari pusat, belum pencairan," ujar Pandri Selasa (16/9
Berdasarkan datanya, total ada lima dapur penyedia makan bergizi gratis (MBG) yang berhenti operasional sementara karena kendala tersebut.
Dapur-dapur itu tersebar di empat kecamatan.
"Dua di Kecamatan Wonogiri Kota. Lalu masing-masing satu dalur di Kecamatan Selogiri, Giritontro dan Sidoharjo," terang dia.
Pandri mengatakan, pihaknya juga melaporkan hasil pendataan itu ke BGN.
Diharapkan, transfer bisa segera berjalan dan dapur kembali beroperasi.
Wakil Bupati (Wabup) Wonogiri sekaligus Wakil Ketua Satgas MBG Wonogiri Imron Rizkyarno juga memantau adanya sejumlah dapur yang berhenti operasional sementara itu.
Pihaknya juga berkoordinasi dengan Korwil BGN Wonogiri atas kondisi itu.
"Mungkin terkait pergeseran dana butuh waktu ya. Kami tetap melakukan pemantauan dan pengawasan," kata Imron. (al)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : Radarsolo.jawapos.com