RADARSOLO.COM - Dua musibah kebakaran terjadi di Wonogiri pada Selasa (15/9/2026) dini hari.
Kebakaran pertama menghanguskan kandang sapi dan kambing milik Parni (68), warga Jetis, Desa Doho, Kecamatan Girimarto.
Sementara insiden kedua melahap bangunan rumah dan dapur milik Darmanto (45), warga Lingkungan Grobog, Kelurahan Wuryorejo, Kecamatan Wonogiri Kota.
Baca Juga: Cara Cek Desil Penerima Bansos Cair September 2026, Cukup Ketik NIK di HP
Koordinator Damkar Satpol PP dan Damkar Wonogiri Sriyanto Kembo menerangkan bahwa laporan darurat diterima petugas sekitar pukul 00.30 WIB.
Sebanyak delapan personel dari Regu 1 armada pemadam langsung diterjunkan ke lokasi kejadian.
"Untuk yang di Girimarto, kebakaran melanda kandang sapi dan kambing. Kemudian di Grobog, Wuryorejo, yang terbakar rumah dan dapur," terang Sriyanto, Selasa (15/9/2026).
Untuk insiden di Girimarto, sumber api diduga dipicu oleh kelalaian pembakaran perapian penghangat ternak (bediang) di sekitar area kandang.
Sedangkan pada lokasi kedua di Wuryorejo, percikan api diduga berasal dari pembakaran bediang dekat area dapur yang biasa difungsikan untuk kegiatan produksi usaha keripik tempe.
Pemilik bangunan yang mendapati kobaran api segera melapor ke markas Damkar. Petugas armada pemadam langsung meluncur untuk melakukan penyemprotan serta pendinginan secara intensif.
Baca Juga: Jaga Ketahanan Pangan Nasional, Gubernur Ahmad Luthfi Perketat Alih Fungsi Sawah di Jawa Tengah
"Petugas langsung melakukan pemadaman dan penyisiran. Kami memastikan api benar-benar padam supaya tidak merambat ke bangunan maupun kandang lain," tegas Sriyanto.
Proses pemadaman di kedua titik lokasi berlangsung lancar dengan dukungan penuh dari personel gabungan TNI/Polri, potensi relawan, serta warga masyarakat sekitar.
Usai seluruh sisa titik api dipastikan padam total dan aman, tim pemadam menarik seluruh personel kembali ke markas.
Baca Juga: Purbaya Jadi Apa Usai Dicopot dari Menkeu? Heboh Kode "Udah Siap Belum?" di TikTok
Sriyanto menambahkan, hingga tahapan penanganan usai, baik pemilik kandang ternak maupun pemilik rumah dapur belum dapat menaksir nilai total kerugian materiil akibat musibah tersebut.
"Kegiatan pemadaman dan pendinginan berjalan aman dan lancar," jelasnya. (al)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : Radarsolo.jawapos.com