Ratusan Siswa di Bulukerto Wonogiri Tak Masuk Sekolah, Sampel MBG Diperiksa

Iwan Adi Luhung • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 15:06 WIB
Ilustrasi ompreng MBG.
Ilustrasi ompreng MBG.

RADARSOLO.COM - Ratusan siswa di dua SMP di Kecamatan Bulukerto tak masuk sekolah pada Jumat (11/9/2026) dan Senin (14/9/2026).

Desas-desus yang beredar, ada para siswa keracunan menu makan bergizi gratis (MBG). Meski demikian, belum bisa dipastikan penyebab para siswa tak masuk sekolah.

Sumber terpercaya koran ini menyampaikan, pada Jumat (11/9/2026) lalu ada 155 siswa di SMPN 1 Bulukerto yang tak masuk sekolah. Informasi itu kemudian terdengar di jajaran Forkompimcam setempat.

"Saat itu kemudian ada sampling yang dilakukan pihak-pihak terkait. Samplingnya menemui siswa yang tidak masuk sekolah," ujar sumber tersebut.

Para siswa mengeluhkan sejumlah gejala. Diantaranya deman, pusing, mual hingga diare.

"Sebagian saat itu sudah berobat. Yang belum minum obat juga diberi onat dari puskesmas," kata sumber tersebut.

Sumber tersebut belum bisa memastikan apa penyebab pasti anak-anak mengalami keluhan itu. Termasuk apakah karena dugaan keracunan akibat MBG.

Namun yang jelas, menu MBG yang dibagikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Geneng Kecamatan Bulukerto pada Rabu dan Kamis (9-10/9/2026) diambil sampelnya dan diperiksa di Labkesda. 

Adapun menu yang dibagikan pada Rabu (9/9/2026) adalah nasi, tumis labu siam dan jagung, tempe kecap,  chicken karage dan buah semangka.

Lalu menu yang dibagikan pada Kamis (10/09/2026) adalah nasi, tumis buncis dan jagung, tahu kecap, ikan patin fillet crispi dan buah melon.

Kemudian pada Senin (14/9/2026) ada 72 siswa di SMPN 2 Bulukerto yang tidak masuk sekolah. Pengecekan juga dilakukan seperti sebelumnya.

"Sampel MBG tidak diperiksa. MBG-nya kan sampai Jumat saja," kata dia.

Sementara itu, tidak ada siswa yang harus menjalani rawat inap. Kondisi siswa yang mengalami keluhan juga terus dipantau. Adapun dapur SPPG Geneng hingga juga masih beroperasi menunggi hasil uji laboratorium.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Wonogiri Mubarok tak menampik adanya sampel makanan dari Kecamatan Bulukerto yang diperiksa Labkesda Wonogiri.

"Untuk hasilnya (pemeriksaan laboratorium) nanti yang menyampaikan Satgas MBG," kata dia.

Terpisah, Kasatreskrim Polres Wonogiri Iptu Agung Sedewo mengatakan pihaknya sudah mendapatkan informasi soal banyaknya anak yang tidak masuk di Bulukerto beberapa hari lalu.

"Kita lakukan penyelidikan dan koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan penyebab siswa tidak masuk sekolah. Kita tunggu hasil uji laboratorium," kata dia. (al)

Editor : Nur Pramudito
Sumber : Radar Solo
bulukerto SPPG Mbg Dinas Kesehatan Wonogiri wonogiri