RADARSOLO.COM - Sebanyak 15 keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Batuwarno menjalani graduasi mandiri.
Mereka dinilai telah mampu meningkatkan kondisi ekonomi sehingga tidak lagi bergantung pada bantuan sosial.
Graduasi tersebut ditandai dalam Sarasehan dan Apresiasi Lepas Bansos yang dihadiri Bupati Wonogiri Setyo Sukarno di Kantor Kecamatan Batuwarno Kamis (24/9/2026).
Setyo mengatakan graduasi mandiri bukan sekadar penghentian penerimaan bantuan.
Namun, menjadi langkah baru bagi keluarga penerima manfaat untuk melanjutkan kehidupan dengan lebih berdaya.
Menurutnya, kemandirian KPM tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak dalam pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan.
"Berakhirnya penerimaan bansos bukan sekadar berhenti menerima bantuan, tetapi menjadi awal bagi keluarga untuk menata kehidupan yang lebih berdaya dan sejahtera," ujar Setyo.
Pemkab Wonogiri, lanjut dia, terus mendorong pengentasan kemiskinan melalui sejumlah program.
Di antaranya Gerakan Pengentasan Kemiskinan Melalui Pemberdayaan Masyarakat (GETAS KEPENDAM) dan inovasi SMART RESPON.
Pemanfaatan teknologi juga dilakukan untuk mengintegrasikan data sehingga intervensi program dapat dilakukan lebih tepat sasaran, terarah, dan terukur.
Setyo menyebut berbagai program tersebut turut mendukung capaian pembangunan daerah.
Saat ini, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Wonogiri tercatat 73,42, angka kemiskinan 9,59 persen, pertumbuhan ekonomi 5,67 persen, serta Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) 2,16 persen.
Di sisi lain, Pemkab Wonogiri juga meraih Anugerah Parasamya Karya Kencana sebagai Terbaik Pertama Kategori Umum Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah.
Penghargaan itu selanjutnya membawa Wonogiri mewakili Jawa Tengah di tingkat nasional.
"Semoga semangat kemandirian ini terus tumbuh, sehingga semakin banyak keluarga yang mampu berdaya, sejahtera, dan tidak lagi bergantung pada bantuan," pungkasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Setyo juga meresmikan bangunan Kantor Desa Sendangsari yang telah selesai 100 persen, baik secara fisik maupun administrasi.
Bangunan tersebut diharapkan segera dimanfaatkan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. (al)
Editor : Nur PramuditoSumber : Radar Solo