RADARSOLO.COM - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di dua lokasi berbeda di Wonogiri, Selasa (29/9).
Yakni di Desa Keloran, Kecamatan Selogiri dan Desa Bulusulur, Kecamatan Wonogiri Kota.
Kepala Pelaksana BPBD Wonogiri Fuad Wahyu Pratama mengatakan, kebakaran di Keloran dilaporkan sekitar pukul 15.30. Api membakar lahan milik warga di wilayah RT 02 RW 01 Desa Keloran.
Baca Juga: Inovasi Nusa Touch di SDN 2 Manjung Klaten: Belajar Budaya Lewat Sentuhan Buah dan Sayuran
"Luas lahan yang terbakar diperkirakan sekitar 2,5 hektare. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.00," ujar Fuad.
Penanganan dilakukan BPBD Wonogiri bersama perangkat Desa Keloran, Relawan Destana Keloran, dan warga sekitar.
Petugas menggunakan satu unit kendaraan rescue BPBD, sprayer gendong, serta gepyok untuk memadamkan api dan melokalisasi area terbakar.
Sementara itu, karhutla juga terjadi di Dusun Kedungsono RT 04 RW 06 Desa Bulusulur, Kecamatan Wonogiri Kota.
Kebakaran dilaporkan sekitar pukul 15.30 dengan luas lahan terdampak sekitar 2,5 hektare.
Penanganan melibatkan tim Damkar Wonogiri, Relawan Destana Bulusulur, dan warga.
Baca Juga: Gas Metana Masih Jadi Ancaman TPA Putri Cempo, Apa Solusinya?
Petugas mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran serta peralatan manual berupa gepyok.
Kedua kebakaran diduga berasal dari lahan milik warga. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan pemantauan di lokasi bekas terbakar untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.
"Ada titik api juga sebenarnya yang terpantau muncul di Bukit Tunggangan (perbatasan Kecamatan Jatiroto-Tirtomoyo). Sampai Rabu masih terpantau," beber dia.
Tim gabungan masih memantau titik api itu karena lokasinya ada di pegunungan. Dipastikan, titik api jauh dari pemukiman warga.
Baca Juga: Haul Habib Ali Solo: Jalan Kapten Mulyadi Ditutup Total 3 Hari, Ini Jadwalnya
Fuad mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama saat kondisi lahan kering.
"Pembersihan lahan dengan cara membakar juga perlu dihindari karena api dapat dengan cepat merembet ke area lain," pungkas Fuad. (al)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : Radarsolo.jawapos.com