Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dishub Boyolali Persiapkan Pengoperasian Dua JPL Baru Lintas Kadipiro–Kalioso

Abdul Khofid Firmanda Putra
Dishub Boyolali Persiapkan Pengoperasian Dua JPL Baru Lintas Kadipiro–Kalioso (ABDUL KHOFID/RADAR SOLO)
Dishub Boyolali Persiapkan Pengoperasian Dua JPL Baru Lintas Kadipiro–Kalioso (ABDUL KHOFID/RADAR SOLO)

Advertisement

RADARSOLO.COM - Menindaklanjuti hasil pemeriksaan bersama (joint inspection) pada 22 Juli 2026, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Boyolali melakukan persiapan untuk mengoperasikan dua Jalur Perlintasan Langsung (JPL) baru di wilayahnya, yakni JPL 162 dan JPL 167.

Kedua perlintasan tersebut berada di lintas Kadipiro–Kalioso, Kecamatan Ngemplak. 

Secara rinci, JPL 162 terletak di Km 99+849 Desa Giriroto, sedangkan JPL 167 berada di Km 103+250 Desa Sawahan, Kecamatan Ngemplak.

Advertisement

Kepala Seksi Keselamatan Dishub Kabupaten Boyolali, Joko Suripto, menyampaikan bahwa pihaknya akan segera membahas perjanjian kerja sama dengan Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Semarang. 

Pembahasan ini berfokus pada pembagian peran, tanggung jawab, teknis pengoperasian, perawatan, hingga pemanfaatan Barang Milik Negara (BMN).

"Hal ini sesuai dengan butir 11 Berita Acara Pemeriksaan Bersama Nomor BA-BTP SMG 68 Tahun 2026. Kami berkomitmen memastikan kedua perlintasan sebidang di Desa Giriroto dan Sawahan beroperasi dengan standar keselamatan tinggi. Saat ini kami fokus menyiapkan aspek administrasi dan koordinasi lintas instansi," ujar Joko Suripto, Jumat (24/7/2026).

Advertisement

Joko melanjutkan, guna menunjang operasional, Dishub Boyolali telah menyiapkan 14 calon Petugas Penjaga Perlintasan (PJL). 

Seluruh personel tersebut telah mengantongi sertifikasi setelah mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) di Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun. 

“Mereka siap ditempatkan di perlintasan prioritas, termasuk JPL 162 dan JPL 167,” tambahnya.

Meski demikian, hasil pemeriksaan bersama mencatat sejumlah hal teknis yang wajib diperbaiki sebelum pengoperasian resmi dilakukan, di antaranya JPL 162 harus dilakukan perbaikan plafon luar dan atap yang bocor, serta penggantian kabel grounding yang hilang.
 
Sementar JPL 167 butuh penanganan potensi kabel Fiber Optic (FO) yang menyangkut pada lengan barrier sisi barat.

Advertisement
Editor : Nur Pramudito
Sumber : Radar Solo

Artikel Terkait

Kerap Terjadi Pemadaman Listrik, Dishub Boyolali Siagakan Petugas Mobile di 23 Titik Lampu Merah

Kerap Terjadi Pemadaman Listrik, Dishub Boyolali Siagakan Petugas Mobile di 23 Titik Lampu Merah

Dishub Boyolali turut menyiapkan papan penanda darurat bertuliskan “Hati hati TL mati” di sejumlah area persimpangan berlampu lalu lintas.

Boyolali Night Carnival 2026, Dishub Tutup 13 Titik Simpang Kota Mulai Pukul 18.55 WIB.

Boyolali Night Carnival 2026, Dishub Tutup 13 Titik Simpang Kota Mulai Pukul 18.55 WIB.

Boyolali Night Carnival 2026 digelar Sabtu malam. Dishub menutup 13 simpang kota, menyiapkan kantong parkir dan pengalihan arus lalu lintas.

Tekan Angka Kecelakaan, Dishub Boyolali Benahi Fasilitas Jalan di 20 Titik Rawan Kecelakaan

Tekan Angka Kecelakaan, Dishub Boyolali Benahi Fasilitas Jalan di 20 Titik Rawan Kecelakaan

Dishub Boyolali mencatat telah menyelesaikan penanganan di 20 titik strategis yang meliputi ruas jalan, persimpangan, zona fasilitas pendidikan, serta area rawan kecelakaan lainnya.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer