Reza Dwi Riyanto, 10, dan Dona Yaumil Mutaqim, 10, tenggelam di embung itu sekitar pukul 13.30. Namun, peristiwa yang menimpa bocah asal Dusun Suko, Desa Pelem, Kecamatan Simo ini baru diketahui pukul 14.30.
“Kedua korban semula bersama dua temannya memancing ikan di embung. Saat kedua temannya pulang, kedua korban masih asyik memancing,” ujar Kapolsek Simo AKP Sunoto mewakili Kapolres Boyolali AKBP Morry Ermond.
Sebenarnya, kedua teman Reza dan Dona itu sudah mengajak dua korban ini pulang. Namun, mereka tida mau. Keduanya masih melanjutkan memancing ikan di embung.
“Setelah beberapa saat warga sudah tak melihat kedua bocah itu. Tapi sandal yang dipakai masih tertinggal di bibir embung," ujarnya.
Melihat ada yang janggal, warga kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Simo. Bersama warga upaya pencarian dilakukan hingga akhirnya berhasil menemukan korban yang sudah tak bernapas di dasar embung.
Setelah berhasil dievakuasi, tim gabungan kedua jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Simo. Dari hasil pemeriksaan, tak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Kuat dugaan, korban meninggal akibat kecelakaan air lalu tenggelam.
“Kedua korban telah kami serahkan ke keluarganya masing-masing. Keluarga juga menerima musibah ini, dan tak akan menuntut siapapun atas kematian korban,” ujarnya. (wid/bun/ria) Editor : Perdana Bayu Saputra