Kelima pejabat eselon II tersebut adalah kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Bambang Purwadi yang dimutasi menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Pembangunan, kemudian Lusia Dyah Suciati yang semula menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kini menjabat sebagai kepala Disnakan.
Lalu Wiwis Trisiwi Handayani alih tugas dari Asisten III Bidang Administrasi Umum menjadi Kepala DLH. Posisinya digantikan Arief Gunarto yang semula menjabat Kepala DPU-PR. Kedudukan sebagai Kepala DPU-PR digantikan Ahmad Gojali yang semula menjabat Kepala Dinsos. Sehingga posisi Kepala Dinsos masih kosong.
Pengambilan sumpah janji ini dipimpin langsung oleh Bupati Boyolali M. Said Hidayat. Dia berpesan bahwa pelantikan tersebut merupakan perputaran jabatan. Bukan berarti jabatan yang diemban sebelumnya tidak berjalan baik. Namun, di posisi yang baru ini, mereka diharapkan segera menyesuaikan diri.
”Segera menyesuaikan tugas baru yang diemban. Sehingga langkah-langkah ke depan bisa dijalankan sesuai dengan arah pembangunan Boyolali,” terangnya.
Said juga menyampaikan terimakasih lantaran para pejabat eselon II ini telah menjalankan tanggungjawab dengan baik.
”Seperti Pak Bambang yang sebelumnya jadi staf ahli, yang sehari-hari mengurusi administrasi. Sekarang bisa mengurus di lapangan dengan jabatan baru. Segera menyesuaikan diri,” pesannya. Kepala Bidang Penataan dan Pengembangan
Karir Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKP2D) Boyolali Winarso mengatakan, satu jabatan kepala dinas yang kosong adalah Kepala Dinsos. Sebelumnya Ahmad Gojali sudah dimutasi ke DPUPR. Sehingga untuk sementara waktu, jabatan kadis tersebut dibiarkan kosong. (rgl/adi/dam) Editor : Damianus Bram