Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

SMAN 3 Boyolali: Tumbuhkan Sikap Kritis, Gelar Sharing Jurnalistik

Damianus Bram • Senin, 10 Oktober 2022 | 14:50 WIB
FOKUS: Siswa-siswi SMA Negeri 3 Boyolali mendengarkan penjelasan tentang materi ilmu jurnalistik di aula sekolah, Jumat (7/10). Mereka sangat antusias mengikuti kegiatan ini. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)
FOKUS: Siswa-siswi SMA Negeri 3 Boyolali mendengarkan penjelasan tentang materi ilmu jurnalistik di aula sekolah, Jumat (7/10). Mereka sangat antusias mengikuti kegiatan ini. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)
BOYOLALI – SMAN 3 Boyolali menggelar kegiatan sharing jurnalistik bersama Jawa Pos Radar Solo di aula sekolah, Jumat (7/10). Para siswa sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Adapun materi yang mereka dapat mulai dari dasar-dasar ilmu jurnalistik, teknik menulis berita hingga praktik wawancara.

Sharing jurnalistik ini menghadirkan redaktur Jawa Pos Radar Solo Adi Prasetyawan dan serta fotografer Arief Budiman. Pemateri pertama menyampaikan teknik kepenulisan berita. Mulai dari pembuatan unsur berita, pembuatan judul, hingga teknik wawancara. Selanjutnya mempraktikan wawancara secara langsung baik secara terjadwal maupun door stop. Para siswa juga banyak yang mengajukan berbagai pertanyaan.

Kepala SMAN 3 Boyolali Bambang Prihantoro mengatakan, minat siswa pada bidang jurnalistik cukup banyak. Dalam kegiatan sharing ini diikuti 85 siswa dan guru dari kelas X, XI, dan XII. Mereka dari ekstrakurikuler jurnalistik dan karya ilmiah remaja (KIR).

”Peserta didik yang ikut kegiatan jurnalistik dan KIR banyak. Tapi pelatihan yang relevan dengan kegiatan anak-anak untuk mengembangkan pemikiran literasi belum terlalu terbentuk. Maka sekolah ingin mengundang praktisi media lewat kegiatan sharing jurnalistik ini,” jelasnya pada Jawa Pos Radar Solo.

Photo
Photo
PENGALAMAN BARU: Praktik langsung wawancara secara door stop. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Sekolah juga memfasilitasi untuk menampung tulisan siswa. Melalui website sekolah, majalah dinding, serta majalah tahunan. Khusus majalah, tahun ini akan diterbitkan dua kali dalam setahun. Tulisan siswa akan dicek oleh guru pembimbing ekstrakukikuler jurnalistik, Siti Maisaroh. Sehingga, karya siswa yang ditayangkan telah melewati proses pembimbingan dan kurator.

Para siswa tersebut juga membuat pemberitaan maupun artikel tentang prestasi sekolah maupun profil siswa berprestasi. Diharapkan, artikel tersebur bisa memotivasi peserta didik untuk berprestasi sesuai minat bakat masing-masing.

”Saya mengapresiasi minat siswa untuk menghidupkan ekstrakukikuler jurnalistik sekolah. Karena mereka menghadap saya sendiri dan mengeluhkan keresahan mereka. Lalu saya menawarkan kalau sekolah menghadirkan praktisi. Siswa senang, dan klop lah keinginan anak-anak dengan program sekolah serta dari Radar Solo,” tandasnya.

Salah seorang siswa kelas XII Oktavia Putri Dewi mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan sharing jurnalistik. Apalagi dia beberapa kali menulis artikel di website sekolah.

”Seru banget, jadi nambah wawasan dan bisa koreksi kesalahan artikel kita yang lalu. Saya sudah ada beberapa artikel yang jadi dan upload di website sekolah,” katanya. (rgl/adi) Editor : Damianus Bram
#SMAN 3 Boyolali #Jawa Pos Radar Solo #Sharing Jurnalistik #Tumbuhkan Sikap Kritis