Potensi guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan (PJOK) Wiyata Bakti (WB) di SDN 1 Jurug, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali tersebut telah terdektesi Cage Warriors, klub MMA ternama Inggris yang tak ragu mengontraknya secara eksklusif.
Kini, Yoga tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi Jefferson De Filippis, atlet MMA asal Italia di Roma, Italia, 6 Mei mendatang. Bakat Yoga yang merupakan anak sulung pasangan suami istri Darsuki, 55, dan Puji Lestari, 53, sudah muncul sejak remaja.
Dengan latihan keras, Yoga lolos seleksi ketat MMA di Bali pada 17-21 Desember 2022 dan berhak mengikuti MMA Fight Academy di San Diego, Amerika Serikat. Latihan fisik dan mental digembleng langsung oleh Marc Fiore yang merupakan mantan juara Welterweight UFC. "Mas Yoga berada di San Diego, California, Amerika Serikat,” ujar Darsuki, Kamis (27/4).
Meskipun telah menjadi atlet internasional, Yoga masih bekerja di SDN 1 Jurug Mojosongo dan mengikuti pendidikan profesi guru (PPG) di UNS. “Kami sangat bangga dan terharu. Apa yang dicita-citakan Mas Yoga bisa terwujud. Sekalipun dalam keterbatasan orang tua, masih bisa menunjukkan prestasinya," ungkapnya.
Menurut Darsuki, Yoga menekuni olahraga beladiri, yakni kempo sejak bersekolah di SMPN 3 Mojosongo yang sekarang bernama SMPN 2 Mojosongo. Berlanjut di SMKN 2 Surakarta, Yoga menekuni gulat.
Masuk Fakultas Keolahragaan (FKOR) UNS, Yoga semakin rajin berlatih hingga lolos MMA Fight Academy dengan menyisihkan banyak petarung lainnya. Dia kemudian dikirim ke San Diego bersama 11 atlet lainnya pada 7 Februari lalu untuk mengikuti seleksi lanjutan.
"Seleksi kedua di San Diego, anak lanang (anak laki-laki) lolos. Kemudian pada 6 Mei nanti, tapi di sini tanggal 7 Mei, akan tanding di Roma, Italia. Tanggal 29 April berangkat ke Italia. Insya Allah apa yang diperhitungkan bisa tepat, saya yakin bisa menang," terang Darsuki. (rgl/wa) Editor : Tri Wahyu Cahyono