RADARBOYOLALI.COM- Penyelamatan dan evakuasi menjadi bagian kegiatan Satpol PP Boyolali. Tercatat, 127 kejadian yang ditangani.
Di antaranya, evakuasi hewan liar, pelepasan cincin yang tersangkut di jari, dan penyelamatan orang.
"Paling banyak evakuasi sarang tawon. Ada 51 kejadian. Evakuasi ular 31 kejadian," terang Kepala Satpol PP Boyolali Sunarno, Jumat (8/9/2023).
Damkar Satpol PP Boyolali juga mengevakuasi kucing dengan delapan kejadian, berang-berang liar, burung hantu, dan biawak masing-masing ada satu kejadian.
Untuk kebakaran, pada Januari terjadi delapan kasus, Februari satu kasus, Maret tiga kasus, April lima kasus, Mei tiga kasus, dan Juni delapan kasus.
Pada Juli naik menjadi 29 kasus, Agustus 18 kasus, dan awal Sempter 20 kasus. Jumlah kasus kebakaran naik dibandingkan tahun sebelumnya.
Objek yang terbakar terdiri dari lahan 27 kasus, rumah 32 kasus, gudang sepuluh kasus, pabrik dua kasus, mobil satu kasus, bus dua kasus, dan truk satu kasus.
Penyebab kebakaran didominasi karena kelalaian dengan 30 kasus, korsleting listrik rumah maupun kendaraan 16 kasus, bakar sampah sepuluh kasus, belum diketahui penyebabnya 12 kasus, dan faktor lainnya 16 kasus.
"Jangan membakar sampah sembarangan. Saat menyalakan tungku, pastikan api benar-benar padam sebelum ditinggal pergi,” pesan Sunarno. (rgl/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono