RADARSOLO.COM-Pemerintah Kecamatan Banyudono menggelar kegiatan merti Pasar Pengging setelah lima tahun menempati lokasi baru.
Awalnya, Pasar Pengging terletak di Jalan Raya Pengging-Ngaru-Aru yang kini jadi Alun-Alun Banyudono.
Sebab itu, Pasar Pengging pindah di dekat beas Pipo Londo.
Kegiatan merti Pasar Penging dimulai dengan menggelar kirab.
Tak hanya gunungan hasil bumi, tapi juga ada kebo bule Kyai Slamet yang selama ini dirawat warga Banyudono.
Digelar merti Pasar Pengging, para pedagang berharap geliat transaksi perdagangan semakin meningkat.
Sebab, Pasar Pengging yang buka tiap pasaran Wage dan Pahing ini tidak seramai saat di lokasi lama.
Ketua panitia Merti Pasar Pengging Budi Satmoko menjelaskan, kirab diawali dari Alun-Alun Pengging merupakan lokasi awal pasar.
Gunungan hasil bumi kemudian dikirab menuju bangunan Pasar Pengging yang baru.
"Tujuannya agar pasar Pengging Baru ini seperti dulu. Sewaktu di alun-alun itu ramai," jelasnya.
Setibanya di Pasar Pengging baru, gunungan hasil bumi menjadi rebutan masyarakat.
Ngatiyem, warga setempat yang mendapatkan hasil bumi mengaku senang.
“Saya dapat sayuran. Nanti dimasak di rumah," ujarnya singkat. (rgl/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono