RADARSOLO.COM – Menjelang arus mudik Lebaran 2025, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Boyolali bersama PT. Jasa Raharja, Dinas Kesehatan (Dinkes), dan Satlantas Polres Boyolali melakukan ramp check atau pengecekan kesiapan armada bus di Boyolali pada Selasa (18/3/2025).
Salah satu lokasi yang menjadi sasaran pengecekan adalah garasi PO Bus Pandawa 87 di Desa Mulyosari, Kecamatan Boyolali.
Kepala Bidang Pengujian dan Rekayasa Kendaraan (PRK) Dishub Boyolali, Heri Subagyo, menjelaskan bahwa pengecekan ini bertujuan untuk menekan angka kecelakaan di jalan raya selama arus mudik Lebaran.
Dari hasil pemeriksaan 13 unit bus milik PO Pandawa 87, seluruhnya dinyatakan layak jalan.
"Bus yang layak jalan tandanya itu kami tempel stiker dari Dishub," jelas Heri.
Selain mengecek kelayakan armada, Dishub Boyolali juga melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap 26 pengemudi dan kru bus untuk memastikan kondisi mereka prima saat bertugas.
Hasilnya 23 orang dinyatakan layak mengemudi, 2 orang layak dengan catatan, serta 1 orang tidak layak mengemudi.
"Tadi hasilnya ada kru punya darah tinggi tapi masih boleh jalan dengan catatan harus periksa dulu. Sedangkan satu orang lainnya memiliki riwayat darah tinggi dan hipertensi, jadi dinyatakan tidak lulus," beber Heri.
Dishub Boyolali pun memberikan saran tindak lanjut kepada dua awak kendaraan yang layak dengan catatan dan satu orang yang tidak lolos uji kesehatan untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan seperti Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat.
Heri menambahkan bahwa kegiatan rampcheck serta pemeriksaan kesehatan kru bus ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan keselamatan dan pelayanan bagi para pemudik.
"Ini adalah bagian dari upaya pemerintah dalam memberikan layanan terbaik bagi masyarakat. Dengan pengecekan ini, kita bisa mengantisipasi potensi kecelakaan akibat kendaraan tidak layak atau kondisi pengemudi yang kurang sehat," tutupnya. (dam)