Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Dukung PSEL Soloraya, Pemkab Boyolali Siap Pasok 100 Ton Sampah per Hari dari Wilayah Timur

Abdul Khofid Firmanda Putra • Jumat, 22 Agustus 2025 | 00:32 WIB
Ilustrasi program Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Soloraya.
Ilustrasi program Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Soloraya.

RADARSOLO.COM- Pemkab Boyolali melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memberikan dukungan penuh terhadap rencana program Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Soloraya.

Kepala DLH Boyolali Suraji menyatakan, pihaknya siap mengirimkan 100 ton sampah per hari untuk program ini.

Sampah yang akan dikirim nantinya diambil dari wilayah Boyolali timur, seperti Kecamatan Ngemplak, Nogosari, Simo, Sambi, serta Banyudono.

"Nanti pengiriman ke PSEL menggunakan kendaraan dump truck dan kontainer, pengirimannya kolektif ada depo transfernya,” jelas Suraji, Kamis (21/8/2025).

PSEL merupakan program pemerintah pusat yang bertujuan mengubah sampah menjadi energi listrik melalui Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) berskala regional.

Saat ini, timbunan sampah di seluruh wilayah Boyolali mencapai sekitar 300 ton per hari.

Optimalisasi Pengelolaan Sampah di Boyolali

Suraji menjelaskan, dari 300 ton sampah per hari, sekitar 120 ton masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winong.

Sementara 80 ton terkurangi di TPS3R, bank sampah, TPS, dan pemulung. Dengan berjalannya program PSEL, nantinya hanya sekitar 100 ton sampah yang akan masuk ke TPA Winong.

Semua jenis sampah akan dikirimkan ke PSEL, namun akan ada proses pemilahan. Sampah yang memiliki nilai ekonomi, seperti rongsokan, akan dikurangi.

Sementara sampah organik, khususnya sisa dapur dan makanan, akan dipilah terlebih dahulu melalui program Home Pimpah (Pilah Sampah dari Rumah) yang telah digalakkan.

"Setelah PSEL berjalan, nantinya hanya sekitar 100 ton yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winong, Boyolali," pungkas Suraji. (fid/wa)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#PSEL #soloraya #DLH Boyolali #listrik #sampah