RADARSOLO.COM- Timbulan sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winong, Boyolali mengalami kenaikan dalam beberapa bulan terakhir.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Boyolali Suraji menjelaskan, volume sampah yang masuk ke TPA mencapai 120 ton per hari.
Jumlah tersebut 20 ton lebih banyak dibandingkan batas yang ditetapkan DLH Boyolali, yakni 100 ton sampah per hari.
“Saat musim kemarau, sampah agak kering, sekitar 90 ton per hari," jelas Suraji, Minggu (9/11/2025).
Sebagai langkah antisipasi overload, DLH Boyolali melakukan optimalisasi blok sampah aktif.
Termasuk pembuatan blok sampah baru. “Kami mengimbau mitra TPA Winong memilah sampah yang masuk landfill (penimbunan), karena seharusnya hanya residu,” kata dia.
Suraji menambahkan, tahun ini, DLH Boyolali melakukan pengadaan alat pengolah sampah berkapasitas 30 ton per hari.
Alat tersebut dioperasikan di area TPA Winong untuk mengurangi sampah yang ditimbun.
Saat ini, blok sampah aktif TPA Winong masih bisa menampung setidaknya hingga 6 bulan ke depan.
“Tahun depan DLH bikin blok sampah lagi dan juga rencana membeli lahan untuk pembuatan blok sampah berikutnya,” pungkas Suraji. (fid)
Editor : Tri wahyu Cahyono