Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Begini Kondisi saat Balap Liar di Kompleks Terpadu Pemkab Boyolali Dibubarkan Polisi

Abdul Khofid Firmanda Putra • Minggu, 30 November 2025 | 15:44 WIB
Satlantas Polres Boyolali bubarkan balap liar di kompleks kantor terpadu Pemkab Boyolali hingga kabur ke semak-semak.
Satlantas Polres Boyolali bubarkan balap liar di kompleks kantor terpadu Pemkab Boyolali hingga kabur ke semak-semak.

RADARSOLO.COM- Tim operasi gabungan dari Polres Boyolali membubarkan aksi balap liar di kompleks kantor terpadu Pemkab Boyolali, Sabtu (29/11), petang.

Puluhan kendaraan tak sesuai standar berhasil diamankan anggota Polres Boyolali dalam aksi balap liar.

Tidak hanya kendaraan, ratusan remaja juga ikut diamankan dalam operasi gabungan tersebut.

KBO Satlantas Polres Boyolali Iptu Joko Siswanto mengungkapkan, penindakan tersebut setelah banyaknya laporan masyarakat yang resah terkait aktivitas balap liar di kompleks kantor terpadu.

“Penindakan kali ini merupakan bagian dari Operasi Zebra Candi yang saat ini sedang berlangsung," ujar Joko

"Di lokasi Alun-alun Kidul hampir setiap sore terjadi balapan liar yang membahayakan pengguna jalan,” imbuhnya.

Diketahui sekira 30 kendaraan tanpa surat-surat serta menggunakan knalpot tidak standar diangkut tim gabungan dari Satlantas dan Dalmas ke Mapolres Boyolali.

Tim gabungan menutup seluruh akses di lokasi balap liar. Mengantisipasi pelaku balap liar melarikan diri.

“Akses masuk menuju kawasan perkantoran ditutup, mulai dari Jalan Ahmad Yani, Jalan Sedayu, hingga jalur depan gedung DPRD Boyolali,” tambah Joko.

Seluruh remaja yang melakukan balap liar langsung kocar-kacir melarikan diri.

Bahkan, beberapa diantaranya bersembunyi di kebun warga untuk menghindari kejaran polisi.

Baca Juga: Komentar Karteker Persis Solo Usai Kena Comeback Menyakitkan dari PSM Makassar du Stadion Manahan

Puluhan kendaraan juga ditinggalkan begitu saja oleh pemiliknya.

Kendaraan tersebut kemudian dikumpulkan untuk didata dan dilakukan penilangan.

Joko mengatakan, kendaraan bisa diambil setelah pemilik melengkapi dokumen surat kendaraan serta mengembalikan kondisi motor ke standar pabrikan.

Polres Boyolali akan meningkatkan patroli rutin dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menambah penerangan di titik-titik yang banyak digunakan balap liar.

Pantauan radarsolo.jawapos.com balap liar tersebut berlangsung hampir setiap hari.

Mulai pukul 16.00  puluhan hingga ratusan remaja memacu kendaraannya di depan kantor DPRD Boyolali, sampai laboratorium kesehatan Dinas Kesehatan Boyolali.

Bahkan ada remaja yang masih menggunakan seragam sekolah saling adu cepat sambil dan sangat membahayakan keselamatan. (fid)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#Dibubarkan Polisi #remaja #Kompleks terpadu pemkab boyolali #balap liar