RADARSOLO.COM-Bencana angin puting beliung kembali melanda Kabupaten Boyolali.
Sebuah pohon rambutan berukuran cukup besar tumbang dan menimpa teras rumah milik Untung, warga Dukuh Randusari RT 08/RW 05, Kelurahan Kemiri, Kecamatan Mojosongo, pada Jumat (6/3/2026) sore.
Insiden tersebut mengakibatkan bagian depan rumah hancur terberai dan melukai seorang anak.
Angin Berputar Selama Tiga Menit
Titin, salah satu saksi mata sekaligus tetangga korban, mengungkapkan bahwa peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB.
Saat itu, embusan angin kencang datang secara tiba-tiba dan berlangsung cukup singkat, yakni sekitar dua hingga tiga menit.
Ia melihat pusaran angin bergerak ke arah timur dengan dedaunan yang berterbangan memutar ke atas, sebelum akhirnya menumbangkan dua batang pohon rambutan di sekitar lokasi.
Nahas, salah satu pohon tersebut ambruk ke arah kiri hingga menghantam keras bagian teras rumah Untung.
Akibat benturan tersebut, seluruh struktur atap teras mengalami rusak parah.
Selain merusak bangunan rumah, batang pohon yang tumbang itu juga turut menimpa satu unit sepeda motor yang tengah terparkir di lokasi kejadian.
Lolos dari Maut Reruntuhan Teras
Titin menceritakan, sesaat sebelum tragedi pohon ambruk tersebut terjadi, terdapat sekumpulan anak yang tengah asyik bermain bola di halaman rumah Untung sembari menunggu waktu berangkat mengaji.
Menyadari datangnya embusan angin kencang, anak-anak tersebut spontan berlari untuk berlindung di area teras.
Beruntung, mereka menyadari bahaya dan berhasil menghindar sepersekian detik sebelum atap teras benar-benar ambruk tertimpa pohon.
Meski berhasil lolos dari maut, salah seorang anak dilaporkan mengalami luka di bagian kaki akibat tertimpa serpihan material kayu dari reruntuhan atap.
Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boyolali bersama warga setempat langsung bergotong royong memotong dahan pohon yang ambruk dan mengevakuasi puing-puing material bangunan. (fid)
Editor : Tri wahyu Cahyono