RADARSOLO.COM– Bupati Boyolali Agus Irawan melepas rombongan armada bus program mudik gratis bagi warga Boyolali yang merantau di Jabodetabek.
Armada bus tersebut diberangkatkan menuju Jakarta untuk menjemput ratusan pemudik dan membawa mereka kembali ke kampung halaman.
Acara pelepasan armada dilangsungkan di pelataran Kantor Bupati Boyolali (yang kerap disebut Gedung Putih), Minggu (15/3/2026).
Bupati Agus Irawan mengungkapkan, program fasilitasi mudik gratis ini merupakan wujud kepedulian pemerintah daerah untuk meringankan beban biaya transportasi warga Boyolali yang ingin merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga.
"Kami ingin membantu warga Boyolali yang merantau di Jakarta agar bisa pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman. Kami telah menyiapkan sembilan armada bus untuk menjemput mereka di Jakarta dan membawa mereka pulang ke Boyolali," jelas Agus Irawan.
Sinergi Pengadaan 9 Armada Bus
Program mudik gratis tahun ini tidak hanya ditanggung sendiri oleh pemerintah daerah, melainkan wujud sinergi dan gotong royong dari berbagai pihak.
Kesembilan bus tersebut berasal dari:
- 5 unit bus dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali
- 3 unit bus dari Paguyuban Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Boyolali
- 1 unit bus dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Boyolali
Berdasarkan jadwal, armada bus yang telah diberangkatkan dari Boyolali tersebut akan melakukan proses penjemputan dan bertolak dari titik kumpul di Jakarta pada Senin (16/3/2026) sekitar pukul 10.00.
Rombongan diperkirakan tiba dengan selamat di Boyolali pada malam harinya, sekitar pukul 23.00 hingga 24.00 WIB.
Sasar 484 Pemudik di 9 Titik Penurunan
Antusiasme warga perantau untuk mengikuti program ini sangat tinggi.
Pendaftaran yang sebelumnya dibuka secara online (daring) langsung diserbu peminat.
Tercatat, kurang lebih 484 warga Boyolali di kawasan Jakarta dan sekitarnya terdaftar sebagai peserta mudik gratis tahun ini.
Setibanya di Boyolali, para pemudik tidak akan diturunkan di satu titik saja. "Alokasi bus telah dibagi rata untuk sembilan titik penurunan strategis guna mendekatkan pemudik dengan rumahnya. Titik tersebut meliputi Kecamatan Karanggede, Wonosegoro, Klego, Kemusu, Andong, Nogosari, Sambi, Ngemplak, dan Teras," tambah Bupati.
Menutup arahannya, Agus Irawan menitipkan pesan keselamatan kepada para kru bus dan pemudik.
"Kami berharap semua pemudik dapat tiba di tujuan dengan selamat dan nyaman. Mari kita berdoa bersama-sama untuk keselamatan perjalanan ini. Kepada para pemudik, tetap patuhi tata tertib dan jaga kesehatan selama di perjalanan," tutupnya. (fid)
Editor : Tri wahyu Cahyono