RADARSOLO.COM– Sebanyak empat kandidat calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Boyolali yang tersisa kini tengah menjalani tahapan uji wawancara bersama Panitia Seleksi (Pansel) di Kantor Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah.
Sekda Boyolali, Wiwis Trisiwi Handayani, mengungkapkan bahwa pada awalnya terdapat lima pejabat teras Pemkab Boyolali yang mendaftar dalam bursa calon Sekda.
Namun, satu pendaftar dinyatakan gugur di awal karena tidak memenuhi syarat kelengkapan dokumen.
"Berkas administrasinya tidak lengkap, sehingga Kepala Diskopnaker, Sawitri Dani Rahayuni, dinyatakan tidak lolos. Jadi, saat ini tinggal empat calon Sekda yang berhak mengikuti tahapan seleksi berikutnya," jelas Wiwis, Senin (16/3/2026).
Adapun keempat pejabat eselon II yang kini bersaing memperebutkan kursi nomor satu di kalangan ASN Boyolali tersebut adalah:
- M. Syawaludin (Kepala Badan Keuangan Daerah/BKD)
- Khusnul Hadi (Kepala Bapperida)
- M. Arief Wardiyanta (Asisten I Setda Boyolali)
- Ahmad Gojali (Asisten II Setda Boyolali)
Uji Gagasan Murni Tanpa Bantuan Gawai
Wiwis menjelaskan, sebelum memasuki tahap wawancara di provinsi, keempat kandidat telah memeras keringat melalui serangkaian seleksi ketat.
Mulai dari tahapan asesmen yang melibatkan para akademisi, hingga puncaknya pada uji gagasan.
Dalam proses uji gagasan tersebut, para calon ditugaskan untuk menyusun draf makalah secara mandiri selama tiga jam penuh.
Mereka diisolasi dan dilarang keras membawa alat bantu komunikasi seperti ponsel pintar (smartphone).
"Makalah yang disusun harus mencakup ide, inovasi, serta langkah strategis dalam mendukung visi misi Bupati Boyolali sekaligus menyukseskan Program Strategis Nasional (PSN). Uji gagasan ini menjadi tolok ukur yang riil. Kandidat juga baru mendapatkan materi sesaat sebelum ujian dimulai, jadi hasilnya benar-benar murni pemikiran mandiri," tegasnya.
Target Pelantikan 1 April 2026
Saat ini, nasib keempat kandidat berada di tahap wawancara yang dipimpin langsung oleh Sekda Provinsi Jawa Tengah.
Wiwis menyampaikan harapan Bupati Boyolali agar seluruh proses seleksi berjalan secara transparan dan sportif guna menghasilkan tiga kandidat terbaik.
Nantinya, tiga nama peraih nilai tertinggi akan diusulkan kepada Gubernur Jawa Tengah untuk dimintakan persetujuan, sekaligus memohon rekomendasi pengangkatan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
"Jika seluruh tahapan berjalan mulus sesuai jadwal yang ditetapkan, pelantikan Sekda Boyolali yang baru ditargetkan dapat terlaksana pada 1 April 2026," bebernya.
Sebagai informasi, pelantikan tersebut harus segera dilakukan mengingat Sekda Boyolali saat ini, Wiwis Trisiwi Handayani, akan memasuki masa purnatugas (pensiun) tepat pada 1 April 2026 mendatang. (fid)
Editor : Tri wahyu Cahyono