Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Pospam Lebaran Resmi Ditutup, Tim Urai Polres Boyolali Tetap Siaga Pantau Tol dan Rest Area

Abdul Khofid Firmanda Putra • Kamis, 26 Maret 2026 | 16:19 WIB

Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra
Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra

RADARSOLO.COM - Operasi Ketupat Candi (OKC) 2026 berakhir, Rabu (25/3/2026) malam.

Meski demikian, Polres Boyolali tidak lantas mengendurkan pengamanan.

Mulai Kamis (26/3/2026) hingga Minggu (29/3/2026), kepolisian setempat menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) guna mengawal kelancaran gelombang kedua arus balik Lebaran.

Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra menjelaskan, peralihan status operasi pengamanan ini merujuk pada instruksi langsung dari Mabes Polri.

"Ini bukan lagi berbentuk operasi gabungan, melainkan kegiatan internal kepolisian yang skalanya ditingkatkan. Skema ini diterapkan serentak di seluruh Indonesia," terang kapolres, Kamis (26/3/2026).

Karena berstatus kegiatan internal kepolisian, format penugasan personel dalam KRYD berbeda dengan OKC.

Indra menyebutkan bahwa pihaknya hanya menyiagakan sekitar tiga perempat dari total kekuatan personel kepolisian sebelumnya.

"Untuk instansi samping seperti rekan-rekan dari TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan, semuanya sudah ditarik kembali ke kesatuannya masing-masing karena operasi terpusatnya sudah dicabut. Seluruh Pos Pengamanan (Pospam) OKC juga sudah ditutup semua," imbuhnya.

Fokus pelaksanaan KRYD di Boyolali akan dititikberatkan pada pengamanan jalur arteri, pengaturan lalu lintas di sepanjang jalur Tol Trans Jawa, serta pengelolaan kantong parkir di rest area.

Personel kepolisian yang disiagakan akan bertindak secara mobile sebagai tim urai kemacetan.

Terkait volume kendaraan, Polres Boyolali memprediksi bahwa pergerakan gelombang kedua arus balik akan jauh lebih landai jika dibandingkan dengan gelombang pertama yang puncaknya sudah terjadi pada tanggal 23 dan 24 Maret lalu.

Baca Juga: Lepas Rombongan Balik Gratis dengan Makan Soto Bareng, Bupati Wonogiri Doakan Perantau Makin Sukses

"Lonjakan untuk gelombang kedua ini kami prediksi akan terjadi menjelang akhir pekan, tepatnya pada hari Jumat (27/3) dan Sabtu (28/3). Namun, jumlah kendaraannya dipastikan tidak akan sepadat dan sebanyak gelombang pertama kemarin," pungkas Kapolres. (fid)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#pospam lebaran #polres boyolali #pengamanan #operasi ketupat candi #Tol Trans Jawa #kapolres boyolali AKBP Indra Maulana Saputra #KRYD