Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gerakan Jogo Dalan Atasi Jalan Rusak

P
Personel satlantas Polres Karanganyar cek jalan rusak di Tasikmadu, kemarin.
Personel satlantas Polres Karanganyar cek jalan rusak di Tasikmadu, kemarin.
KARANGANYAR, Radar Solo – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Karanganyar mempunyai cara tersendiri untuk mendeteksi jalan yang rusak akibat hujan akhir-akhir ini. Mereka menerima aduan langsung dari masyarakat yang langsung bisa dikirim ke pesan WhatsApp (WA).

Kepala Urusan Pembinaan Operasi (KBO) Satlantas Polres Karanganyar Ipda Anggoro, mengungkapkan, setelah adanya laporan masyarakat yang resah jalan berlubang, personel langsung melakukan pengecekan di lapangan. Hasilnya ditemukan jalan rusak akibat curah hujan tinggi.

Pihaknya lantas berkoordinasi dengan dinas pekerjaan umum (DPU) dan dinas perhubungan selanjutnya membuat sebuah terobosan baru, yakni guyub rukun jogo dalan.

”Gerakan itu melibatkan tidak hanya dengan dinas terkait, akan tetapi dengan masyarakat juga. Baik itu untuk memantau langsung kerusakan jalan, kemudian rambu-rambu lalu lintas yang mungkin rusak. sehingga ketika terjadi kerusakan akan bisa langsung teratasi,” jelasnya.

Ditanya berapa ruas jalan yang mengalami kerusakan di wilayah Karanganyar, Anggoro mengaku, belum mengetahui detail berapa panjang atau titik.

”Kami lebih pada penindakan, kalau ada jalan yang berlubang atau rusak. maka anggota akan melihat dan memberikan tanda bahaya dengan menyemprotkan cat dipinggir atau sebelum jalan yang rusak itu, sebagai rambu-rambu,” terangnya.

Kepala Bidang Bina Marga DPU Karanganyar Margono mengaku sampai saat ini masih melakukan pendataan terhadap sejumlah jalan-jalan yang mengalami kerusakan akibat curah hujan yang cukup tinggi di Karanganyar.

”Belum ada laporan kerusakan yang signifikan. Dan sebagian kerusakan kecil-kecil tersebut saat ini sudah ditangani oleh masing-masing unit pelaksana teknis (UPT) yang ada di masing – masing kecamatan,” singkatnya. (rud/adi)

Advertisement
Advertisement

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer