alexametrics
23.3 C
Surakarta
Wednesday, 17 August 2022

Pengedar Pil Koplo Dikukut di Klego, 2 Pelaku Bawa 1.137 Butir Pil Siap Edar

BOYOLALI – Polres Boyolali mengamankan ribuan butir pil koplo siap edar. Dua orang dikukut saat melakukan transaksi di pinggir jalan Klego-Simo kilometer 1, Dusun Ngembat, Desa/Kecamatan Klego pada Selasa (2/8) siang.

Kasi Humas Polres Boyolali AKP Dalmadi mewakili Kapolres Boyolali AKBP Asep Mauludin mengatakan, penangkapan bermula saat petugas mendapatkan informasi adanya transaksi barang tersebut. Polisi lantas melakukan pengintaian di pinggir jalan Klego-Simo kilometer 1. Tepatnya di Dusun Ngembat, Desa/Kecamatan Klego.

“Kami berhasil mengamankan Agus Suhermanto, 25, warga Miri, Sragen. Saat digeledah, kami menemukan 1.030 butir tablet warna putih dengan logo Y. Obat tersebut diduga mengandung Trihexyphenidyl,” terang Dalmandi, Rabu (3/8).

Ribuan butir pil koplo itu disimpan di dalam toples warna putih. Kemudian dibungkus kardus warna biru kombinasi oranye. Polisi juga menemukan 13 butir pil koplo dikemas dalam dua plastik klip bening yang dimasukkan dalam bekas bungkus  rokok. Tak hanya itu, 11 butir pil koplo ditemukan di dalam tas selempang yang dipakai pelaku.

“Polisi juga menemukan 11 butir pil koplo yang dikemas dalam plastik klip bening. Setelah kami interogasi, ternyata dia tak sendirian dalam mengedarkan obat itu. Jadi obat itu sebenarnya untuk orang berpenyakit parkinson, namun harus dari resep dokter,” papar dia.

Setelah dilakukan penyelidikan, polisi berhasil mengamankan warga Desa Sendang Karanggede Surya Prakoso, 22. Dia tinggal di kamar kos flamboyan yang ada di Dusun Ngembat RT 013/ RW 003, Desa/Kecamatan Klego. Saat dilakukan penggeledahan di kamar kost tersebut, polisi menemukan 70 butir pil koplo yang dimasukkan dàlam tujuh plastik klip bening.

“Pil warna putih itu dimasukan dalam tujuh plastik klip bening, kemudian dimasukan dalam bekas bungkus rokok di dalam tas. Kami juga menemukan 13 butir lainnya dari tas SP. Sehingga petugas menemukan total 1.137 butir pil jenis Trihexyphenidyl yang kami amankan dari kedua pelaku ini,” jelasnya.

Kedua pelaku juga mengakui barang tersebut dalam penguasaan mereka dan tak memiliki izin dari pihak berwenang untuk mengedarkan pil jenis Trihexyphenidyl itu. Polres lantas mengamankan kedua pelaku beserta barang bukti pil koplo.

“Pelaku dikenakan pasal 197 junto 196 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Sebab, keduanya menjual tablet warna putih berlogo “Y” yang diduga mengandung  Trihexyphenidyl, yang termasuk dalam daftar obat keras atau daftar G,” pungkas Dalmandi. (rgl/ria)






Reporter: Ragil Listiyo

BOYOLALI – Polres Boyolali mengamankan ribuan butir pil koplo siap edar. Dua orang dikukut saat melakukan transaksi di pinggir jalan Klego-Simo kilometer 1, Dusun Ngembat, Desa/Kecamatan Klego pada Selasa (2/8) siang.

Kasi Humas Polres Boyolali AKP Dalmadi mewakili Kapolres Boyolali AKBP Asep Mauludin mengatakan, penangkapan bermula saat petugas mendapatkan informasi adanya transaksi barang tersebut. Polisi lantas melakukan pengintaian di pinggir jalan Klego-Simo kilometer 1. Tepatnya di Dusun Ngembat, Desa/Kecamatan Klego.

“Kami berhasil mengamankan Agus Suhermanto, 25, warga Miri, Sragen. Saat digeledah, kami menemukan 1.030 butir tablet warna putih dengan logo Y. Obat tersebut diduga mengandung Trihexyphenidyl,” terang Dalmandi, Rabu (3/8).

Ribuan butir pil koplo itu disimpan di dalam toples warna putih. Kemudian dibungkus kardus warna biru kombinasi oranye. Polisi juga menemukan 13 butir pil koplo dikemas dalam dua plastik klip bening yang dimasukkan dalam bekas bungkus  rokok. Tak hanya itu, 11 butir pil koplo ditemukan di dalam tas selempang yang dipakai pelaku.

“Polisi juga menemukan 11 butir pil koplo yang dikemas dalam plastik klip bening. Setelah kami interogasi, ternyata dia tak sendirian dalam mengedarkan obat itu. Jadi obat itu sebenarnya untuk orang berpenyakit parkinson, namun harus dari resep dokter,” papar dia.

Setelah dilakukan penyelidikan, polisi berhasil mengamankan warga Desa Sendang Karanggede Surya Prakoso, 22. Dia tinggal di kamar kos flamboyan yang ada di Dusun Ngembat RT 013/ RW 003, Desa/Kecamatan Klego. Saat dilakukan penggeledahan di kamar kost tersebut, polisi menemukan 70 butir pil koplo yang dimasukkan dàlam tujuh plastik klip bening.

“Pil warna putih itu dimasukan dalam tujuh plastik klip bening, kemudian dimasukan dalam bekas bungkus rokok di dalam tas. Kami juga menemukan 13 butir lainnya dari tas SP. Sehingga petugas menemukan total 1.137 butir pil jenis Trihexyphenidyl yang kami amankan dari kedua pelaku ini,” jelasnya.

Kedua pelaku juga mengakui barang tersebut dalam penguasaan mereka dan tak memiliki izin dari pihak berwenang untuk mengedarkan pil jenis Trihexyphenidyl itu. Polres lantas mengamankan kedua pelaku beserta barang bukti pil koplo.

“Pelaku dikenakan pasal 197 junto 196 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Sebab, keduanya menjual tablet warna putih berlogo “Y” yang diduga mengandung  Trihexyphenidyl, yang termasuk dalam daftar obat keras atau daftar G,” pungkas Dalmandi. (rgl/ria)






Reporter: Ragil Listiyo

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/