alexametrics
23.3 C
Surakarta
Thursday, 18 August 2022

Petani Asal Grobogan Bobol Konter: Gasak Laptop, Tablet dan Ponsel

BOYOLALI – Entah apa yang merasuki Margono,45, petani Dusun Parakan, Desa Parakan, Karangrayung, Grobogan. Dia nekat membobol konter ponsel di Dusun Ngrajeg Rt 13 RW 04 Desa Kayen, Juwangi pada Senin (1/8) lalu. Dari tangan pelaku, Polisi berhasil mengamankan laptop, tablet hingga enam buah ponsel.

Kasubag Humas Polres Boyolali, AKP Dalmadi mengatakan kejadian pencurian ini pertama kali diketahui oleh korban, warga Deli Serdang yang membuka konter di Juwangi, Khoir Ratur Rochmat, 28. Saat itu, dia dan saksi lainnya, Iin Iswatun, 40 akan membuka konter pada Senin (1/8) sekitar pukul 08.30.

“Saat itu, korban bersama saksi datang ke konter. Setelah sampai pintu masih tertutup, namun, setelah masuk ternyata kancing pintu bagian bawah sudah rusak. Korban lantas mengecek di etalase depan. Ternyata ponsel-ponsel tersebut sudah tidak ada. Lalu mengecek kembali di etalase satunya, ternyata laptop sudah hilang,” terangnya Rabu (3/8).

Korban lantas melaporkan hal tersebut ke Polsek Juwangi. Tak butuh waktu lama, polisi berhasil mengendus keberadaan pelaku. Pelaku bersama barang bukti (BB) hasil curian berhasil diamankan di rumahnya di Dusun Parakan, Karangrayung, Kabupaten Grobogan pada Selasa (2/8). Pelaku melakukan pencurian dengan merusak pintu bagian depan konter.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan delapan unit barang curian yang belum sempat dijual. Yakni, ponsel OPPO A3S warna ungu, ponsel Infinix warna hijau, Xiomi 4X warna putih gold, Xiomi 5A warna putih gold, Samsung J1 Ace warna ungu, Samsung J1 2015 warna putih, tablet Asus warna silver dan laptop Acer core 5 warna hitam.

“Total kerugian sebesar Rp. 5,5 juta. Setelah diamankan, pelaku selanjutnya dibawa ke Polsek Juwangi bersama barang buktinya untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut,” terangnya.

Akibat perbuatannya, Margono dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Sebab dia nekat mencuri dengan membobol pintu konter. Pelaku terancam hukuman kurungan selama-lamanya tujuh tahun penjara. (rgl/dam)

BOYOLALI – Entah apa yang merasuki Margono,45, petani Dusun Parakan, Desa Parakan, Karangrayung, Grobogan. Dia nekat membobol konter ponsel di Dusun Ngrajeg Rt 13 RW 04 Desa Kayen, Juwangi pada Senin (1/8) lalu. Dari tangan pelaku, Polisi berhasil mengamankan laptop, tablet hingga enam buah ponsel.

Kasubag Humas Polres Boyolali, AKP Dalmadi mengatakan kejadian pencurian ini pertama kali diketahui oleh korban, warga Deli Serdang yang membuka konter di Juwangi, Khoir Ratur Rochmat, 28. Saat itu, dia dan saksi lainnya, Iin Iswatun, 40 akan membuka konter pada Senin (1/8) sekitar pukul 08.30.

“Saat itu, korban bersama saksi datang ke konter. Setelah sampai pintu masih tertutup, namun, setelah masuk ternyata kancing pintu bagian bawah sudah rusak. Korban lantas mengecek di etalase depan. Ternyata ponsel-ponsel tersebut sudah tidak ada. Lalu mengecek kembali di etalase satunya, ternyata laptop sudah hilang,” terangnya Rabu (3/8).

Korban lantas melaporkan hal tersebut ke Polsek Juwangi. Tak butuh waktu lama, polisi berhasil mengendus keberadaan pelaku. Pelaku bersama barang bukti (BB) hasil curian berhasil diamankan di rumahnya di Dusun Parakan, Karangrayung, Kabupaten Grobogan pada Selasa (2/8). Pelaku melakukan pencurian dengan merusak pintu bagian depan konter.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan delapan unit barang curian yang belum sempat dijual. Yakni, ponsel OPPO A3S warna ungu, ponsel Infinix warna hijau, Xiomi 4X warna putih gold, Xiomi 5A warna putih gold, Samsung J1 Ace warna ungu, Samsung J1 2015 warna putih, tablet Asus warna silver dan laptop Acer core 5 warna hitam.

“Total kerugian sebesar Rp. 5,5 juta. Setelah diamankan, pelaku selanjutnya dibawa ke Polsek Juwangi bersama barang buktinya untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut,” terangnya.

Akibat perbuatannya, Margono dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Sebab dia nekat mencuri dengan membobol pintu konter. Pelaku terancam hukuman kurungan selama-lamanya tujuh tahun penjara. (rgl/dam)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/