alexametrics
23.7 C
Surakarta
Tuesday, 24 May 2022

Pemakaman Tunggu Suami Pulang

Jenazah Ibu dan Anak Korban Kecelakaan Sepur Kelinci Dimakamkan Satu Liang

BOYOLALI – Kepergian Ida Kumala Sari,32 dan anaknya Tama,4, yang menjadi korban kecelakaan maut sepur kelinci menyisakan duka mendalam bagi keluarga. Keduanya meninggal dunia di lokasi kejadian kecelakaan tunggal di Dusun Dawung, Sempu, Andong, pada Rabu (11/5). Pemakaman ibu dan anak ini dilakukan tengah malam nanti sembari menunggu sang suami tiba di rumah duka.

“Pemakaman mangke kinten-kinten (pemakaman nanti kira-kira,red) pukul 24.00. Karena menunggu suaminya, Tomi yang merantau ke Cikarang pulang dulu. Keduanya akan dimakamkan satu liang,” ungkap kakak sepupu korban, Budiman pada Jawa Pos Radar Solo, Rabu (11/5).

Saat ini, jenazah ibu dan anak masih disemayangkan di rumah duka. Diketahui suami korban merantau ke Cikarang dan berangkat pada hari Senin (9/5) lalu. Atas permintaan sang suami, pemakaman baru digelar tengah malam. Sembari menunggu suami korban yang ingin mengantarkan ke tempat peristirahatan terakhir ibu dan anak tersebut.

“Ida itu orangnya baik, ramah sama keluarga dan tetangga, tekun dan rajin. Meski ditinggal merantau dia tetap menjalankan kewajiban sebagai ibu rumah tangga dan menjalankan usaha kecil-kecilan. Pengennya juga menyenangkan anak tunggalnya itu,” katanya.

Sementara itu, beberapa pelayat tampak berdatangan di rumah duka. Tak ada yang menyangka, rombongan anak dan ibu warga Cempoko yang akan bertamasya malah berakhir duka. Kendaraan Isuzu truk boks yang dimodifikasi menjadi sepur kelinci tersebut mengalami kecelakaan maut di Sempu, Andong. Sepur kelinci ini mengangkut 22 penumpang.

Setelah mengalami kerusakan mesin, gas terkunci dan menyebabkan sepur kelinci hilang kendali. Hingga terguling di ladang dan menewaskan dua penumpang. Ida yang mengalami cidera bagian kepala dan anaknya Tama yang mengalami cidera tulang belakang leher. Sebanyak tiga penumpang lain mengalami luka ringan dan lainnya rawat jalan. (rgl/dam)

BOYOLALI – Kepergian Ida Kumala Sari,32 dan anaknya Tama,4, yang menjadi korban kecelakaan maut sepur kelinci menyisakan duka mendalam bagi keluarga. Keduanya meninggal dunia di lokasi kejadian kecelakaan tunggal di Dusun Dawung, Sempu, Andong, pada Rabu (11/5). Pemakaman ibu dan anak ini dilakukan tengah malam nanti sembari menunggu sang suami tiba di rumah duka.

“Pemakaman mangke kinten-kinten (pemakaman nanti kira-kira,red) pukul 24.00. Karena menunggu suaminya, Tomi yang merantau ke Cikarang pulang dulu. Keduanya akan dimakamkan satu liang,” ungkap kakak sepupu korban, Budiman pada Jawa Pos Radar Solo, Rabu (11/5).

Saat ini, jenazah ibu dan anak masih disemayangkan di rumah duka. Diketahui suami korban merantau ke Cikarang dan berangkat pada hari Senin (9/5) lalu. Atas permintaan sang suami, pemakaman baru digelar tengah malam. Sembari menunggu suami korban yang ingin mengantarkan ke tempat peristirahatan terakhir ibu dan anak tersebut.

“Ida itu orangnya baik, ramah sama keluarga dan tetangga, tekun dan rajin. Meski ditinggal merantau dia tetap menjalankan kewajiban sebagai ibu rumah tangga dan menjalankan usaha kecil-kecilan. Pengennya juga menyenangkan anak tunggalnya itu,” katanya.

Sementara itu, beberapa pelayat tampak berdatangan di rumah duka. Tak ada yang menyangka, rombongan anak dan ibu warga Cempoko yang akan bertamasya malah berakhir duka. Kendaraan Isuzu truk boks yang dimodifikasi menjadi sepur kelinci tersebut mengalami kecelakaan maut di Sempu, Andong. Sepur kelinci ini mengangkut 22 penumpang.

Setelah mengalami kerusakan mesin, gas terkunci dan menyebabkan sepur kelinci hilang kendali. Hingga terguling di ladang dan menewaskan dua penumpang. Ida yang mengalami cidera bagian kepala dan anaknya Tama yang mengalami cidera tulang belakang leher. Sebanyak tiga penumpang lain mengalami luka ringan dan lainnya rawat jalan. (rgl/dam)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/