23.7 C
Surakarta
Saturday, 28 January 2023

Dijatah 11 Ribu Dosis Vaksin, Dinkes-Puskesmas Seluruh Boyolali Siap Layani Booster Kedua

RADARSOLO.ID-Stok sempat menipis, Dinas Kesehatan (Dinkes) Boyolali kembali mendapatkan dropping vaksin Covid-19 untuk booster tahap kedua sebanyak 11.100 dosis, Rabu (25/1/2023).

Rinciannya, vaksin jenis Pfizer sebanyak 3.600 dosis dan Indovac 7.500 dosis. Vaksinasi dilayani di puskesmas dan kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Boyolali.

“Segera kami distribusikan ke puskesmas dan di kantor dinkes,” ujar Kepala Dinkes Boyolali Puji Astuti.

Diketahui, vaksin jenis Pfizer dapat digunakan untuk booster semua jenis vaksin yang telah disuntikkan sebelumnya, sedangkan jenis Indovac, hanya untuk vaksin primer atau dosis satu dan dua.

Puji mengakui, minat masyarakat mengakses layanan vaksin menurun dibandingkan awal-awal pandemi. “Kalau pas ada keperluan, misalnya umrah, baru minta booster,” jelasnya.

Ditegaskan kadinkes Boyolali, penyuntikan booster kedua bisa diperoleh di puskesmas seluruh Boyolali dan kantor dinkes.

Diketahui, capaian vaksinasi dosis I mencapai 93,76 persen atau 872.490 sasaran; dosis kedua 86,95 persen atau 809.174 sasaran; dosis ketiga atau booster 34,02 persen atau 251.181 sasaran. Lalu dosis keempat atau booster II 3,84 persen atau 4.699 sasaran. (rgl/wa)

 






Reporter: Ragil Listiyo

RADARSOLO.ID-Stok sempat menipis, Dinas Kesehatan (Dinkes) Boyolali kembali mendapatkan dropping vaksin Covid-19 untuk booster tahap kedua sebanyak 11.100 dosis, Rabu (25/1/2023).

Rinciannya, vaksin jenis Pfizer sebanyak 3.600 dosis dan Indovac 7.500 dosis. Vaksinasi dilayani di puskesmas dan kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Boyolali.

“Segera kami distribusikan ke puskesmas dan di kantor dinkes,” ujar Kepala Dinkes Boyolali Puji Astuti.

Diketahui, vaksin jenis Pfizer dapat digunakan untuk booster semua jenis vaksin yang telah disuntikkan sebelumnya, sedangkan jenis Indovac, hanya untuk vaksin primer atau dosis satu dan dua.

Puji mengakui, minat masyarakat mengakses layanan vaksin menurun dibandingkan awal-awal pandemi. “Kalau pas ada keperluan, misalnya umrah, baru minta booster,” jelasnya.

Ditegaskan kadinkes Boyolali, penyuntikan booster kedua bisa diperoleh di puskesmas seluruh Boyolali dan kantor dinkes.

Diketahui, capaian vaksinasi dosis I mencapai 93,76 persen atau 872.490 sasaran; dosis kedua 86,95 persen atau 809.174 sasaran; dosis ketiga atau booster 34,02 persen atau 251.181 sasaran. Lalu dosis keempat atau booster II 3,84 persen atau 4.699 sasaran. (rgl/wa)

 






Reporter: Ragil Listiyo

Populer

Berita Terbaru

spot_img