alexametrics
23.3 C
Surakarta
Wednesday, 17 August 2022

Samapta Polres Karanganyar Gelar Pelatihan SAR Penyelamatan Laka Air

KARANGANYAR – Tingkatkan kemampuan dalam menyelamatkan korban kecelakaan air, 22 personel Satuan Samapta Polres Karanganyar menggelar pelatihan search and rescue (SAR) air di Telaga Madirda, Berjo, Ngargoyoso, Rabu (3/8).

Pelatihan dipimpin Kasat Samapta Polres Karanganyar AKP Gatot Gondo Hartoyo bersama anggota senior yang telah memiliki spesifikasi SAR. Pelatihan diawali dengan memberikan materi teknik evakuasi atau penyelamatan korban laka air. Selanjutnya, pelatihan pengoperasian perahu SAR dan praktik.

”Samapta Polres Karanganyar memiliki perlengkapan SAR air yang lumayan lengkap. Sehingga setiap personel harus dapat menguasai atau mengoperasikannya,” ungkap Gatot di lokasi latihan.

Tak hanya itu, setiap anggota diwajibkan praktik penyelamatan korban laka air. Antara lain membawa korban saat di dalam air dan cara mengangkat korban ke atas kapal.

”Ingat, ketika ada kejadian laka air tetap perhatikan kesalamatan diri sendiri dan tim. Tetap fokus dan pahami prosedur yang ada, agar pelaksanakan operasi penyelamatan dapat berjalan dengan aman dan lancar,” tambahnya.

Dia berharap personel siap saat dibutuhkan dalam misi penyelamatan. ”Karanganyar memiliki beberapa waduk dan juga berbatasan dengan sungai Bengawan Solo. Sehingga kemampuan SAR air sangat dibutuhkan setiap waktu,” tandasnya. (rud/adi/dam)

KARANGANYAR – Tingkatkan kemampuan dalam menyelamatkan korban kecelakaan air, 22 personel Satuan Samapta Polres Karanganyar menggelar pelatihan search and rescue (SAR) air di Telaga Madirda, Berjo, Ngargoyoso, Rabu (3/8).

Pelatihan dipimpin Kasat Samapta Polres Karanganyar AKP Gatot Gondo Hartoyo bersama anggota senior yang telah memiliki spesifikasi SAR. Pelatihan diawali dengan memberikan materi teknik evakuasi atau penyelamatan korban laka air. Selanjutnya, pelatihan pengoperasian perahu SAR dan praktik.

”Samapta Polres Karanganyar memiliki perlengkapan SAR air yang lumayan lengkap. Sehingga setiap personel harus dapat menguasai atau mengoperasikannya,” ungkap Gatot di lokasi latihan.

Tak hanya itu, setiap anggota diwajibkan praktik penyelamatan korban laka air. Antara lain membawa korban saat di dalam air dan cara mengangkat korban ke atas kapal.

”Ingat, ketika ada kejadian laka air tetap perhatikan kesalamatan diri sendiri dan tim. Tetap fokus dan pahami prosedur yang ada, agar pelaksanakan operasi penyelamatan dapat berjalan dengan aman dan lancar,” tambahnya.

Dia berharap personel siap saat dibutuhkan dalam misi penyelamatan. ”Karanganyar memiliki beberapa waduk dan juga berbatasan dengan sungai Bengawan Solo. Sehingga kemampuan SAR air sangat dibutuhkan setiap waktu,” tandasnya. (rud/adi/dam)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/