25 C
Surakarta
Sunday, 4 December 2022

Ditemukan Meninggal di Salah Satu Hotel di Karangpandan

Diduga Konsumsi Obat Kuat Berlebihan, Bulan Madu Pasutri Asal Solo Ini Berujung Maut

KARANGANYAR – Diduga mengkonsumsi obat kuat terlalu banyak, pasangan suami-isteri asal Mojosongo, Kota Solo, Senin (3/10) sore meninggal dunia di salah satu hotel di wilayah Karangpandan.

Kapolres Karanganyar AKBP Danang Kuswoyo, melalui Kasubsi Penmas Humas Polres Karanganyar Bripka Aditya Prima Sakti, saat dihubungi Jawa Pos Radar Solo Senin (3/10) malam mengungkapkan, kedua pasutri berinisial BH (30) dan BS (27) yang diketahui baru menjalankan prosesi pernikahan beberapa hari yang lalu tersebut, datang ke hotel di wilayah Karangpandan, pada Sabtu (1/10) sore sekitar pukul 16.30 WIB.

Setelah menginap semalam, kemudian kedua korban Minggu (2/10) siang menghubungi resepsionis untuk memperpanjang waktu menginap sampai pukul 16.00 WIB.  Setelah ditunggu oleh resepsionis, keduanya tidak ada kabar hingga Senin (3/10) siang. Untuk  itu petugas hotel mengecek kamar dan ditemukan pasutri tersebut meninggal dunia di kamar.

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan dalam tubuh korban. Dugaan dari keterangan dokter dan tim kesehatan yang melakukan pemeriksaan terhadap kedua korban. Keduanya meninggal dunia karena diduga terlalu banyak mengkonsumsi obat kuat, sehingga memicu denyut jantung yang mengakibatkan pembuluh darah pecah dan meninggal dunia,” terang Sakti.

Sakti mengatakan, telah dilakukan visum oleh pihak tim kesehatan bersama dengan tim identifikasi polres Karanganyar. Bahkan kedua korban juga sempat di bawa kerumah sakit umum daerah tersebut. Lantaran pihak dari kedua keluarga sudah menerima atas kejadian tersebut. Kemudian keduanya dibawa ke rumah duka untuk selanjutnya di makamkan. (rud/dam)

KARANGANYAR – Diduga mengkonsumsi obat kuat terlalu banyak, pasangan suami-isteri asal Mojosongo, Kota Solo, Senin (3/10) sore meninggal dunia di salah satu hotel di wilayah Karangpandan.

Kapolres Karanganyar AKBP Danang Kuswoyo, melalui Kasubsi Penmas Humas Polres Karanganyar Bripka Aditya Prima Sakti, saat dihubungi Jawa Pos Radar Solo Senin (3/10) malam mengungkapkan, kedua pasutri berinisial BH (30) dan BS (27) yang diketahui baru menjalankan prosesi pernikahan beberapa hari yang lalu tersebut, datang ke hotel di wilayah Karangpandan, pada Sabtu (1/10) sore sekitar pukul 16.30 WIB.

Setelah menginap semalam, kemudian kedua korban Minggu (2/10) siang menghubungi resepsionis untuk memperpanjang waktu menginap sampai pukul 16.00 WIB.  Setelah ditunggu oleh resepsionis, keduanya tidak ada kabar hingga Senin (3/10) siang. Untuk  itu petugas hotel mengecek kamar dan ditemukan pasutri tersebut meninggal dunia di kamar.

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan dalam tubuh korban. Dugaan dari keterangan dokter dan tim kesehatan yang melakukan pemeriksaan terhadap kedua korban. Keduanya meninggal dunia karena diduga terlalu banyak mengkonsumsi obat kuat, sehingga memicu denyut jantung yang mengakibatkan pembuluh darah pecah dan meninggal dunia,” terang Sakti.

Sakti mengatakan, telah dilakukan visum oleh pihak tim kesehatan bersama dengan tim identifikasi polres Karanganyar. Bahkan kedua korban juga sempat di bawa kerumah sakit umum daerah tersebut. Lantaran pihak dari kedua keluarga sudah menerima atas kejadian tersebut. Kemudian keduanya dibawa ke rumah duka untuk selanjutnya di makamkan. (rud/dam)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/