23.7 C
Surakarta
Saturday, 28 January 2023

TV Analog Dimatikan, Stok Set Top Box Habis

RADARSOLO.ID – Warga Karanganyar mulai menyerbu toko elektronik begitu siaran TV analog dimatikan, Sabtu (2/12) pukul 00.00. Mereka rela antre panjang untuk mendapatkan set top box (STB) agar bisa beralih ke siaran TV digital. Hingga kemarin (4/12), tak sedikit yang kesulitan mendapatkannya.

Salah seorang warga Tasikmadu Bagus Hermawan, 40, mengungkapkan, sejak Sabtu (3/12), sudah kesulitan mencari STB, terutama di toko elektronik. ”Kemarin sudah dua toko elektronik saya datengi. Katanya sudah habis dan menunggu pengiriman dari supplier di Semarang. Ya terpaksa nanti menunggu dan mencari lagi,” kata Bagus ditemui di salah satu toko di Jaten, Minggu (4/12).

Pemilik toko tersebut, Indriyanto mengaku stok STB pada Jumat masih 25 unit. Namun pada Sabtu langsung ludes dibeli masyarakat. Banyak yang kaget karena TV-nya sudah tidak bisa menyiarkan acara analog.

”Mungkin sebelumnya tidak peduli. Begitu beralih, tidak ada dua jam stoknya sudah habis. Ini masih menunggu pengiriman lagi,” imbuhnya.

Paryanto, 56, warga Karangpandan mengatakan, harga STB mendadak naik setiap harinya. Pada Sabtu hanya Rp 260 ribu, kemudian naik menjadi Rp 280 sehari kemudian. ”Bahkan ada yang awalnya Rp 300 ribuan sudah jadi Rp 350 ribu,” jelasnya.

Kepala Bidang Tata Kelola Informatika Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Karanganyar Hartono mengungkapkan, banyak warga yang mengeluh kesulitan mencari STB. Bahkan beberapa toko elektronik yang sempat dia kunjungi sudah kehabisan stok.

”Kemarin saya cek di dua toko elektronik, tapi kosong semua. Baru ada itu malam, tapi harganya sudah mahal,” kata Hartono.

Untuk itu, pihaknya akan menyampaikan ke bupati dan pemerintah pusat agar segera tersedia di pasaran.

”Untuk bantuan STB 14.597 unit sudah tersalurkan 96 persen. Memang tinggal beberapa yang belum karena sempat terjadi kendala di lapangan. Salah satunya daerah yang minim sinyal, dan adanya beberapa oknum yang mencoba untuk menghalangi petugas dalam penyaluran tersebut,” tandasnya. (rud/adi/dam)

RADARSOLO.ID – Warga Karanganyar mulai menyerbu toko elektronik begitu siaran TV analog dimatikan, Sabtu (2/12) pukul 00.00. Mereka rela antre panjang untuk mendapatkan set top box (STB) agar bisa beralih ke siaran TV digital. Hingga kemarin (4/12), tak sedikit yang kesulitan mendapatkannya.

Salah seorang warga Tasikmadu Bagus Hermawan, 40, mengungkapkan, sejak Sabtu (3/12), sudah kesulitan mencari STB, terutama di toko elektronik. ”Kemarin sudah dua toko elektronik saya datengi. Katanya sudah habis dan menunggu pengiriman dari supplier di Semarang. Ya terpaksa nanti menunggu dan mencari lagi,” kata Bagus ditemui di salah satu toko di Jaten, Minggu (4/12).

Pemilik toko tersebut, Indriyanto mengaku stok STB pada Jumat masih 25 unit. Namun pada Sabtu langsung ludes dibeli masyarakat. Banyak yang kaget karena TV-nya sudah tidak bisa menyiarkan acara analog.

”Mungkin sebelumnya tidak peduli. Begitu beralih, tidak ada dua jam stoknya sudah habis. Ini masih menunggu pengiriman lagi,” imbuhnya.

Paryanto, 56, warga Karangpandan mengatakan, harga STB mendadak naik setiap harinya. Pada Sabtu hanya Rp 260 ribu, kemudian naik menjadi Rp 280 sehari kemudian. ”Bahkan ada yang awalnya Rp 300 ribuan sudah jadi Rp 350 ribu,” jelasnya.

Kepala Bidang Tata Kelola Informatika Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Karanganyar Hartono mengungkapkan, banyak warga yang mengeluh kesulitan mencari STB. Bahkan beberapa toko elektronik yang sempat dia kunjungi sudah kehabisan stok.

”Kemarin saya cek di dua toko elektronik, tapi kosong semua. Baru ada itu malam, tapi harganya sudah mahal,” kata Hartono.

Untuk itu, pihaknya akan menyampaikan ke bupati dan pemerintah pusat agar segera tersedia di pasaran.

”Untuk bantuan STB 14.597 unit sudah tersalurkan 96 persen. Memang tinggal beberapa yang belum karena sempat terjadi kendala di lapangan. Salah satunya daerah yang minim sinyal, dan adanya beberapa oknum yang mencoba untuk menghalangi petugas dalam penyaluran tersebut,” tandasnya. (rud/adi/dam)

Populer

Berita Terbaru

spot_img