alexametrics
32.3 C
Surakarta
Friday, 19 August 2022

Bawaslu Karanganyar Launching Buku dan Putar Film Edukasi Pengawasan Pemilu

KARANGANYAR – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Karanganyar Jumat (5/8) malam melaunching sebuah buku “Tinta Sejarah Pengawas Pemilu” dan melakukan pemutaran film penanganan pelanggaran pemilu yang diberi judul “Dadi Awu”.

Pelaksanaan launching dilakukan di salah satu studio milik kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Karanganyar, yang dihadiri oleh sejumlah stakeholder dan beberapa mantan pengurus Pengawas Pemilu (Panwaslu) yang kini berubah menjadi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Ketua Bawaslu Kabupaten Karanganyar Nuning Ritwanita Priliastuti, mengungkapkan bahwa launching buku tinta sejarah pengawas pemilu tersebut dibuat selain untuk menyongsong HUT Bawaslu Karanganyar yang ke-4, juga sebagai representasi dari perjalanan pengawas pemilu di Kabupaten Karanganyar. Baik dalam suka dan duka pengawas pemilu disetiap masanya.

“Tujuan awal penulisan buku ini, sebenarnya kami ingin mendokumentasikan laporan hasil pengawasan. Dengan harapan masyarakat bisa melihat potret eksistensi pengawas pemilu. Kejadian penting atas tindakan pengawas pemilu menjadi roh dalam buku ini. Sedangkan untuk film kita buat agar masyarakat itu bisa menerima dan memahami,” terang Nuning.

Sementara itu, salah satu mantan komisaris Bawaslu Kabupaten Karanganyar Catur Lukito, mengungkapkan, dengan adanya buku dan pembuatan film tersebut, setidaknya akan menjadi jejak digital bagi semua pegawai atau komisioner Bawaslu baik yang sudah tidak menjabat maupun yang saat ini masih menjabat.

“Masyarakat harus perlu tau dengan adanya buku dan film ini, karena ini akan bisa sebagai literatur dan pustaka bagi semua masyarakat yang ada di Kabupaten Karanganyar,” singkat Catur. (rud/dam)

KARANGANYAR – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Karanganyar Jumat (5/8) malam melaunching sebuah buku “Tinta Sejarah Pengawas Pemilu” dan melakukan pemutaran film penanganan pelanggaran pemilu yang diberi judul “Dadi Awu”.

Pelaksanaan launching dilakukan di salah satu studio milik kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Karanganyar, yang dihadiri oleh sejumlah stakeholder dan beberapa mantan pengurus Pengawas Pemilu (Panwaslu) yang kini berubah menjadi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Ketua Bawaslu Kabupaten Karanganyar Nuning Ritwanita Priliastuti, mengungkapkan bahwa launching buku tinta sejarah pengawas pemilu tersebut dibuat selain untuk menyongsong HUT Bawaslu Karanganyar yang ke-4, juga sebagai representasi dari perjalanan pengawas pemilu di Kabupaten Karanganyar. Baik dalam suka dan duka pengawas pemilu disetiap masanya.

“Tujuan awal penulisan buku ini, sebenarnya kami ingin mendokumentasikan laporan hasil pengawasan. Dengan harapan masyarakat bisa melihat potret eksistensi pengawas pemilu. Kejadian penting atas tindakan pengawas pemilu menjadi roh dalam buku ini. Sedangkan untuk film kita buat agar masyarakat itu bisa menerima dan memahami,” terang Nuning.

Sementara itu, salah satu mantan komisaris Bawaslu Kabupaten Karanganyar Catur Lukito, mengungkapkan, dengan adanya buku dan pembuatan film tersebut, setidaknya akan menjadi jejak digital bagi semua pegawai atau komisioner Bawaslu baik yang sudah tidak menjabat maupun yang saat ini masih menjabat.

“Masyarakat harus perlu tau dengan adanya buku dan film ini, karena ini akan bisa sebagai literatur dan pustaka bagi semua masyarakat yang ada di Kabupaten Karanganyar,” singkat Catur. (rud/dam)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/