30.7 C
Surakarta
Friday, 24 March 2023

Pintu Air Telat Ditutup, Wilayah Karanganyar Kota Tergenang

RADARSOLO.ID – Hujan intensitas tinggi yang terjadi Selasa (14/3/2023) sore mengakibatkan kawasan Kota Karanganyar tergenang. Penyebabnya karena pintu air Jetu, Tegalgede, Kecamatan Karanganyar terlambat ditutup.

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengungkapkan, air di aliran tersebut seharusnya ditutup. Namun petugas dari Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) terlambat menutup pintu air. Sehingga air yang seharusnya mengalir di beberapa sungai meluber ke wilayah perkotaan.

”Kemarin bukan karena drainase kota yang buruk. Tapi ada keterlambatan penutupan pintu air di daerah Jetu, Tegalgede, Karanganyar kota. Makanya airnya itu meluber ke kota,” terang bupati, Rabu (15/3/2023).

Bupati menjelaskan, air dari pintu air Jetu biasanya digunakan untuk irigasi pertanian di wilayah Tasikmadu, Kebakkramat, dan Karanganyar Kota.

”Kemarin itu dari laporan, air di aliran tersebut untuk pengairan saluran irigasi pertanian, dan kemarin petugas dari balai besar itu sepertinya terlambat untuk menutup aliran itu,” tegas bupati.

Hujan deras yang terjadi pada Selasa (14/3/2023) sore, mengakibatkan sejumlah ruas jalan tergenang setinggi lutut orang dewasa. Bahkan banjir juga mengakibatkan sejumlah kantor pmerintahan terendam.

”Di kawasan kota mulai dari timur alun-alun sampai batas kota airnya menggenang, selain itu juga deras. Bahkan jalan di depan Masjid Agung setinggi betis orang dewasa,” terang Sutarno, salah satu warga.

Akibatnya, pengendara sepeda motor tak berani melintas di Jalan Lawu. Mereka khawatir mogok terkena air. (rud/adi/2023)

RADARSOLO.ID – Hujan intensitas tinggi yang terjadi Selasa (14/3/2023) sore mengakibatkan kawasan Kota Karanganyar tergenang. Penyebabnya karena pintu air Jetu, Tegalgede, Kecamatan Karanganyar terlambat ditutup.

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengungkapkan, air di aliran tersebut seharusnya ditutup. Namun petugas dari Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) terlambat menutup pintu air. Sehingga air yang seharusnya mengalir di beberapa sungai meluber ke wilayah perkotaan.

”Kemarin bukan karena drainase kota yang buruk. Tapi ada keterlambatan penutupan pintu air di daerah Jetu, Tegalgede, Karanganyar kota. Makanya airnya itu meluber ke kota,” terang bupati, Rabu (15/3/2023).

Bupati menjelaskan, air dari pintu air Jetu biasanya digunakan untuk irigasi pertanian di wilayah Tasikmadu, Kebakkramat, dan Karanganyar Kota.

”Kemarin itu dari laporan, air di aliran tersebut untuk pengairan saluran irigasi pertanian, dan kemarin petugas dari balai besar itu sepertinya terlambat untuk menutup aliran itu,” tegas bupati.

Hujan deras yang terjadi pada Selasa (14/3/2023) sore, mengakibatkan sejumlah ruas jalan tergenang setinggi lutut orang dewasa. Bahkan banjir juga mengakibatkan sejumlah kantor pmerintahan terendam.

”Di kawasan kota mulai dari timur alun-alun sampai batas kota airnya menggenang, selain itu juga deras. Bahkan jalan di depan Masjid Agung setinggi betis orang dewasa,” terang Sutarno, salah satu warga.

Akibatnya, pengendara sepeda motor tak berani melintas di Jalan Lawu. Mereka khawatir mogok terkena air. (rud/adi/2023)

Populer

Berita Terbaru

spot_img