alexametrics
24.5 C
Surakarta
Tuesday, 28 September 2021

Pemkab Karanganyar Berencana Bangun Empat Rumah Sakit Kelas D

KARANGANYAR Pemkab Karanganyar berencana membangun empat rumah sakit kelas D. Lokasinya di Kecamatan Kerjo, Karangpandan, Jumapolo, dan Karanganyar Kota. Rumah sakit tersebut untuk melayani pasien rujukan dari puskesmas tingkat kecamatan.

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan, lokasi bakal calon rumah sakit kelas D sudah disiapkan. Rumah sakit kelas D ini bersifat transisi. Karena satu saat akan ditingkatkan menjadi rumah sakit kelas C. Rencana ini sudah diajukan ke kementerian kesehatan.

”Di Kecamatan Kerjo lokasinya di bekas bangunan SMP N 2 Kerjo yang sebelumnya sempat dijadikan sebagai tempat isolasi terpusat pasien Covid-19. Kemudian nanti ada di Karangpandan, Jumapolo dan Karanganyar kota,” terang bupati.

Bupati menambahkan, rencana ini sudah dibahas sejak 2020 lalu. Lantaran pasien di rumah sakit di Karanganyar cukup banyak.

”Itu nanti yang mengelola kabupaten. Sarana dan prasarananya harus lengkap, hanya tipenya saja berbeda. Sumber daya manusia (SDM) juga sudah ada,” imbuh bupati.

Lebih lanjut bupati mengungkapkan, dengan adanya rumah sakit ini diharapkan kesehatan masyarakat semakin terjamin. Serta pelayanan kesehatan semakin dekat dengan masyarakat.

”Fokus ke depan adalah kesehatan, maka dari itu bagaimana masyarakat itu bisa sehat, dengan RSUD Tipe D itulah nanti pemerintah hadir,” tegasnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karanganyar Purwati mengatakan, dari empat lokasi yang dipilih, diawal pembangunan di Karangpandan terlebih dulu.

”Ya baru wacana, rencana itu nanti satu dulu di wilayah Karangpandan,” singkat Purwati. (rud/adi/dam)


KARANGANYAR Pemkab Karanganyar berencana membangun empat rumah sakit kelas D. Lokasinya di Kecamatan Kerjo, Karangpandan, Jumapolo, dan Karanganyar Kota. Rumah sakit tersebut untuk melayani pasien rujukan dari puskesmas tingkat kecamatan.

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan, lokasi bakal calon rumah sakit kelas D sudah disiapkan. Rumah sakit kelas D ini bersifat transisi. Karena satu saat akan ditingkatkan menjadi rumah sakit kelas C. Rencana ini sudah diajukan ke kementerian kesehatan.

”Di Kecamatan Kerjo lokasinya di bekas bangunan SMP N 2 Kerjo yang sebelumnya sempat dijadikan sebagai tempat isolasi terpusat pasien Covid-19. Kemudian nanti ada di Karangpandan, Jumapolo dan Karanganyar kota,” terang bupati.

Bupati menambahkan, rencana ini sudah dibahas sejak 2020 lalu. Lantaran pasien di rumah sakit di Karanganyar cukup banyak.

”Itu nanti yang mengelola kabupaten. Sarana dan prasarananya harus lengkap, hanya tipenya saja berbeda. Sumber daya manusia (SDM) juga sudah ada,” imbuh bupati.

Lebih lanjut bupati mengungkapkan, dengan adanya rumah sakit ini diharapkan kesehatan masyarakat semakin terjamin. Serta pelayanan kesehatan semakin dekat dengan masyarakat.

”Fokus ke depan adalah kesehatan, maka dari itu bagaimana masyarakat itu bisa sehat, dengan RSUD Tipe D itulah nanti pemerintah hadir,” tegasnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karanganyar Purwati mengatakan, dari empat lokasi yang dipilih, diawal pembangunan di Karangpandan terlebih dulu.

”Ya baru wacana, rencana itu nanti satu dulu di wilayah Karangpandan,” singkat Purwati. (rud/adi/dam)

Populer

Berita Terbaru