alexametrics
24.9 C
Surakarta
Wednesday, 26 January 2022

Perbaikan Dua Ruas di Karanganyar Kembali Dilakukan

KARANGANYAR Rencana perbaikan jalan RM Said Kota Karanganyar dan jalan Jenawi-Seloromo yang sempat tertunda karena refocusing akhirnya dilanjutkan. Hal itu setelah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengembalikan anggaran yang sebelumnya diusulkan Pemerintah Kabupaten Karanganyar tahun ini.

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengungkapkan, sebelumnya pemerintah mengusulkan bantuan keuangan ke pemprov untuk bisa membangun tiga ruas jalan. Yakni jalan Dayu – Kedungulo, Gondangrejo; Jalan Jenawi – Seloromo dan Jalan RM Said Kota Karanganyar. Namun karena masih pandemi, kemudian anggaran perbaikan ruas jalan Dayu – Kedungulo, Gondangrejo, dan Jalan RM said di-refocusing.

”Tapi akhirnya kembali lagi dan pengajuan kami untuk anggaran pembangunan jalan dari tiga anggaran tersebut. Dua di antaranya bisa dikerjakan yakni untuk pembangunan jalan Jenawi – Seloromo, dan jalan RM Said. Kalau untuk yang Dayu – Kedungulo, Gondangrejo tidak jadi,” terang bupati.

Lebih lanjut bupati mengungkapkan, tiga ruas jalan tersebut diusulkan mengingat kondisinya sangat memprihatinkan. Paling parah jalan Jenawi – Seloromo. ”Kaitannya dengan peningkatan ekonomi,” terang bupati.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (DPU PR) Kabupaten Karanganyar Margono mengaku, saat ini untuk proses terhadap pembangunan jalan RM Said sudah memasuki tahap lelang. Kemudian untuk pembangunan jalan Jenawi – Seloromo sudah dilakukan pada anggaran penetapan.

”Untuk jalan RM Said penting karena itu jalur alternatif di tengah kota. Saat ini sudah masuk pada proses lelang,” singkat Margono.

Ruas jalan RM Said yang akan diperbaiki mulai dari simpang empat Kelurahan Tegal Gede sampai simpang empat Masjid Al Mukarromah. Sementara pembangunan jalan menuju ke Museum Dayu, Gondangrejo dengan anggaran kurang lebih Rp 7 miliar dari bankeu provinsi tersebut sebelumnya gagal dibangun lantaran mengalami refocusing. Namun, lantaran adanya pembahasan perubahan, kemudian anggaran tersebut kembali dan bisa direalisasikan di anggaran perubahan 2021 ini. (rud/adi/dam)

KARANGANYAR Rencana perbaikan jalan RM Said Kota Karanganyar dan jalan Jenawi-Seloromo yang sempat tertunda karena refocusing akhirnya dilanjutkan. Hal itu setelah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengembalikan anggaran yang sebelumnya diusulkan Pemerintah Kabupaten Karanganyar tahun ini.

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengungkapkan, sebelumnya pemerintah mengusulkan bantuan keuangan ke pemprov untuk bisa membangun tiga ruas jalan. Yakni jalan Dayu – Kedungulo, Gondangrejo; Jalan Jenawi – Seloromo dan Jalan RM Said Kota Karanganyar. Namun karena masih pandemi, kemudian anggaran perbaikan ruas jalan Dayu – Kedungulo, Gondangrejo, dan Jalan RM said di-refocusing.

”Tapi akhirnya kembali lagi dan pengajuan kami untuk anggaran pembangunan jalan dari tiga anggaran tersebut. Dua di antaranya bisa dikerjakan yakni untuk pembangunan jalan Jenawi – Seloromo, dan jalan RM Said. Kalau untuk yang Dayu – Kedungulo, Gondangrejo tidak jadi,” terang bupati.

Lebih lanjut bupati mengungkapkan, tiga ruas jalan tersebut diusulkan mengingat kondisinya sangat memprihatinkan. Paling parah jalan Jenawi – Seloromo. ”Kaitannya dengan peningkatan ekonomi,” terang bupati.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (DPU PR) Kabupaten Karanganyar Margono mengaku, saat ini untuk proses terhadap pembangunan jalan RM Said sudah memasuki tahap lelang. Kemudian untuk pembangunan jalan Jenawi – Seloromo sudah dilakukan pada anggaran penetapan.

”Untuk jalan RM Said penting karena itu jalur alternatif di tengah kota. Saat ini sudah masuk pada proses lelang,” singkat Margono.

Ruas jalan RM Said yang akan diperbaiki mulai dari simpang empat Kelurahan Tegal Gede sampai simpang empat Masjid Al Mukarromah. Sementara pembangunan jalan menuju ke Museum Dayu, Gondangrejo dengan anggaran kurang lebih Rp 7 miliar dari bankeu provinsi tersebut sebelumnya gagal dibangun lantaran mengalami refocusing. Namun, lantaran adanya pembahasan perubahan, kemudian anggaran tersebut kembali dan bisa direalisasikan di anggaran perubahan 2021 ini. (rud/adi/dam)

Populer

Berita Terbaru