alexametrics
26.3 C
Surakarta
Thursday, 9 December 2021

Pemberlakuan PPKM level 3 Nataru

Bupati Karanganyar: Jangan Pukul Rata, Vaksinasi Sudah 85 Persen

KARANGANYAR Bupati Karanganyar Juliyatmono berharap pemerintah pusat memberi kelonggaran dalam pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) saat Natal dan tahun baru 2022 mendatang. Terlebih, pencapaian vaksinasi di Kabupaten Karanganyar saat ini sudah mencapai 85 persen.

Menurut bupati, penerapan PPKM nataru tidak bisa disama ratakan. Harus ada kelonggaran di daerah-daerah dengan zona penyebaran Covid-19 rendah. Pertimbangan lain yang perlu diperhatikan adalah pencapaian vaksin di suatu daerah.

”Karanganyar sudah 85 persen capaian vaksinnya. Jangan samakan dengan daerah yang masih 40 atau 50 persen. Jadi saya harap pemerintah pusat memberi kelonggaran dan tidak dipukul rata semua harus menerapkan PPKM Level 3 itu,” terang bupati, kemarin (24/11)

Bupati mengaku tidak ada persiapan khusus menghadapi kebijakan tersebut. Sejauh ini Pemkab Karanganyar terus berupaya menekan penyebaran korona di Bumi Intanpari. Sosialisasi tentang protokol kesehatan (prokes) terus dilakukan kepada masyarakat. Terlebih kegiatan yang mengundang kerumunan mulai diberi izin. Serta objek wisata sudah boleh menerima wisatawan.

”Kami rasa peraturan itu merupakan salah satu upaya pencegahan yang dilakukan pemerintah pusat untuk menekan penyebaran virus. Saat ini kami juga sudah sampaikan kepada masyarakat jika menggelar kegiatan agar bisa dipatuhi prokesnya, jaga jaraknya, penggunaan masker harus wajib, dan menyediakan peralatan untuk cuci tangan,” tegas bupati.

Dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karanganyar, kemarin, pasien positif Covid-19 masih 35 orang. Tiga orang diketahui meninggal dunia dan lima orang diketahui sembuh. Sedangkan untuk capaian vaksin, dari 733.359 jumlah sasaran vaksin, 85 persen sudah mendapatkan vaksin dosis pertama. Kemudian 74 persen diketahui sudah menerima penyuntikan dosis kedua.

Adapun aturan PPKM Level 3 Nataru dimulai pada 24 Desember hingga 2 Januari 2022.  Aturan itu dimuat dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 62 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 pada saat Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022. Aturan ini diteken langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan ditujukan kepada gubernur, bupati, hingga wali kota di seluruh Indonesia.

Isinya mulai dari larangan cuti bagi ASN, TNI, Polri, BUMN hingga karyawan swasta selama periode Nataru. Lalu acara hajatan melaksanakan aturan PPKM level 3, melarang kegiatan seni, semua alun-alun ditutup mulai 31 Desember hingga 1 Januari 2022. Selain itu mengimbau masyarakat memperingati tahun baru di rumah. Jumlah peserta ibadah dibatasi 50 persen dan lainnya. (rud/adi/dam)

KARANGANYAR Bupati Karanganyar Juliyatmono berharap pemerintah pusat memberi kelonggaran dalam pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) saat Natal dan tahun baru 2022 mendatang. Terlebih, pencapaian vaksinasi di Kabupaten Karanganyar saat ini sudah mencapai 85 persen.

Menurut bupati, penerapan PPKM nataru tidak bisa disama ratakan. Harus ada kelonggaran di daerah-daerah dengan zona penyebaran Covid-19 rendah. Pertimbangan lain yang perlu diperhatikan adalah pencapaian vaksin di suatu daerah.

”Karanganyar sudah 85 persen capaian vaksinnya. Jangan samakan dengan daerah yang masih 40 atau 50 persen. Jadi saya harap pemerintah pusat memberi kelonggaran dan tidak dipukul rata semua harus menerapkan PPKM Level 3 itu,” terang bupati, kemarin (24/11)

Bupati mengaku tidak ada persiapan khusus menghadapi kebijakan tersebut. Sejauh ini Pemkab Karanganyar terus berupaya menekan penyebaran korona di Bumi Intanpari. Sosialisasi tentang protokol kesehatan (prokes) terus dilakukan kepada masyarakat. Terlebih kegiatan yang mengundang kerumunan mulai diberi izin. Serta objek wisata sudah boleh menerima wisatawan.

”Kami rasa peraturan itu merupakan salah satu upaya pencegahan yang dilakukan pemerintah pusat untuk menekan penyebaran virus. Saat ini kami juga sudah sampaikan kepada masyarakat jika menggelar kegiatan agar bisa dipatuhi prokesnya, jaga jaraknya, penggunaan masker harus wajib, dan menyediakan peralatan untuk cuci tangan,” tegas bupati.

Dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karanganyar, kemarin, pasien positif Covid-19 masih 35 orang. Tiga orang diketahui meninggal dunia dan lima orang diketahui sembuh. Sedangkan untuk capaian vaksin, dari 733.359 jumlah sasaran vaksin, 85 persen sudah mendapatkan vaksin dosis pertama. Kemudian 74 persen diketahui sudah menerima penyuntikan dosis kedua.

Adapun aturan PPKM Level 3 Nataru dimulai pada 24 Desember hingga 2 Januari 2022.  Aturan itu dimuat dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 62 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 pada saat Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022. Aturan ini diteken langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan ditujukan kepada gubernur, bupati, hingga wali kota di seluruh Indonesia.

Isinya mulai dari larangan cuti bagi ASN, TNI, Polri, BUMN hingga karyawan swasta selama periode Nataru. Lalu acara hajatan melaksanakan aturan PPKM level 3, melarang kegiatan seni, semua alun-alun ditutup mulai 31 Desember hingga 1 Januari 2022. Selain itu mengimbau masyarakat memperingati tahun baru di rumah. Jumlah peserta ibadah dibatasi 50 persen dan lainnya. (rud/adi/dam)

Populer

Berita Terbaru