alexametrics
26.3 C
Surakarta
Thursday, 9 December 2021

Dengar Anaknya Tewas dengan Luka Tusukan, Sang Ibu Syok hingga Meninggal

KARANGANYAR – Warga Desa Bolon, Colomadu, Karanganyar digegerkan dengan meninggalnya seorang warga dengan luka tusuk di bagian perut bagian kiri, Rabu (24/11) malam. Tragisnya, ibu korban yang memiliki riwayat sakit jantung, langsung mengalami serangan hingga meninggal dunia begitu mendengar kabar kematian sang anak.

Kapolres Karanganyar AKBP Much Syafi Maulla melalui Kasi Humas Polres Iptu Agung Purwoko mengatakan, korban bernama Parmin, 32. Saat kejadian korban tinggal sendiri dirumahnya. Pada Rabu malam sekitar pukul 19.30 WIB, korban ditemukan sudah tergeletak di dalam kamar dengan luka tusuk di perut bagian kiri.

“Korban statusnya belum menikah, awalnya ada tetangga yang mencoba menghubungi korban. Tapi tidak diangkat, setelah dicek pintu rumah korban tidak terkunci. Kemudian tetangga yang mencari itu masuk ke dalam dan mendapati korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan luka tusukan di perut bagian kiri,” tutur Agung.

Warga yang curiga dengan kematian korban lantas melapor ke polsek setempat. Dari kepolisian langsung melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah barang bukti yang saat itu berada di lokasi kejadian.

Di satu sisi, ibu korban, Pawiro Waginah, 65, mengalami syok berat begitu mendengar kabar kematian sang anak. Sakit jantungnya pun kambuh dan akhirnya meninggal dunia saat perjalanan menuju rumah sakit.

“Beda rumahnya ibu korban dan korban. Jadi ibunya meninggal saat perjalanan ke rumah sakit, setelah mendapatkan kabar jika anaknya  meninggal karena dengan luka tusukan,” kata Kapolsek Colomadu Iptu Imam.

Saat olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan barang bukti berupa satu buah pisau yang masih berceceran darah.

“Nanti nunggu dari hasil otopsi. Karena ini masih belum jelas, apakah korban nekat melakukan bunuh diri atau ada tindakan lain,” ucap kapolsek. (rud/ria)

 






Reporter: Rudi Hartono

KARANGANYAR – Warga Desa Bolon, Colomadu, Karanganyar digegerkan dengan meninggalnya seorang warga dengan luka tusuk di bagian perut bagian kiri, Rabu (24/11) malam. Tragisnya, ibu korban yang memiliki riwayat sakit jantung, langsung mengalami serangan hingga meninggal dunia begitu mendengar kabar kematian sang anak.

Kapolres Karanganyar AKBP Much Syafi Maulla melalui Kasi Humas Polres Iptu Agung Purwoko mengatakan, korban bernama Parmin, 32. Saat kejadian korban tinggal sendiri dirumahnya. Pada Rabu malam sekitar pukul 19.30 WIB, korban ditemukan sudah tergeletak di dalam kamar dengan luka tusuk di perut bagian kiri.

“Korban statusnya belum menikah, awalnya ada tetangga yang mencoba menghubungi korban. Tapi tidak diangkat, setelah dicek pintu rumah korban tidak terkunci. Kemudian tetangga yang mencari itu masuk ke dalam dan mendapati korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan luka tusukan di perut bagian kiri,” tutur Agung.

Warga yang curiga dengan kematian korban lantas melapor ke polsek setempat. Dari kepolisian langsung melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah barang bukti yang saat itu berada di lokasi kejadian.

Di satu sisi, ibu korban, Pawiro Waginah, 65, mengalami syok berat begitu mendengar kabar kematian sang anak. Sakit jantungnya pun kambuh dan akhirnya meninggal dunia saat perjalanan menuju rumah sakit.

“Beda rumahnya ibu korban dan korban. Jadi ibunya meninggal saat perjalanan ke rumah sakit, setelah mendapatkan kabar jika anaknya  meninggal karena dengan luka tusukan,” kata Kapolsek Colomadu Iptu Imam.

Saat olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan barang bukti berupa satu buah pisau yang masih berceceran darah.

“Nanti nunggu dari hasil otopsi. Karena ini masih belum jelas, apakah korban nekat melakukan bunuh diri atau ada tindakan lain,” ucap kapolsek. (rud/ria)

 






Reporter: Rudi Hartono

Populer

Berita Terbaru