alexametrics
32.7 C
Surakarta
Monday, 27 September 2021

1 Karyawan Pabrik Garmen di Prambanan Meninggal saat Isolasi di Kos

KLATEN – Terungkapnya 148 karyawan salah satu pabrik garmen di Kecamatan Prambanan yang positif Covid-19 jadi perhatian satgas penanganan Covid-19 tingkat kecamatan.

Seorang karyawan pabrik garmen di Kecamatan Prambanan yang positif Covid-19 meninggal dunia di kos-kosan saat melaksanakan isolasi mandiri pada 17 Juni lalu. Belakangan, terjadi klaster penyebaran Covid-19 di pabrik tersebut.

Pelaksana tugas (Plt) Camat Prambanan Puspo Enggar Hastuti mengatakan, awalnya salah satu karyawan merasakan tidak enak badan pada 10 Juni lalu. Setelah melaksanakan swab antigen secara mandiri hasilnya positif.

“Ada salah satu karyawan positif Covid-19 ber-KTP Jawa Barat dilaporkan pingsan oleh warga pada 17 Juni. Yang bersangkutan sedang melaksanakan isolasi mandiri di kos-kosan,” jelas Puspo saat dihubungi melalui sambugan telepon, Senin (5/7).

Saat Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Prambanan sampai di lokasi, karyawan tersebut sudah dalam keadaan meninggal dunia. Diakui Puspo, sebelumnya tidak ada laporan kepada Satgas Jogo Tonggo maupun Puskesmas jika terdapat karyawan pabrik yang positif Covid-19 dan sedang melakukan isolasi mandiri. Namun pascakejadian, Satgas Covid-19 Kecamatan Prambanan langsung melakukan penelusuran kasus Covid-19 di pabrik tersebut. (ren/ria/fer)


KLATEN – Terungkapnya 148 karyawan salah satu pabrik garmen di Kecamatan Prambanan yang positif Covid-19 jadi perhatian satgas penanganan Covid-19 tingkat kecamatan.

Seorang karyawan pabrik garmen di Kecamatan Prambanan yang positif Covid-19 meninggal dunia di kos-kosan saat melaksanakan isolasi mandiri pada 17 Juni lalu. Belakangan, terjadi klaster penyebaran Covid-19 di pabrik tersebut.

Pelaksana tugas (Plt) Camat Prambanan Puspo Enggar Hastuti mengatakan, awalnya salah satu karyawan merasakan tidak enak badan pada 10 Juni lalu. Setelah melaksanakan swab antigen secara mandiri hasilnya positif.

“Ada salah satu karyawan positif Covid-19 ber-KTP Jawa Barat dilaporkan pingsan oleh warga pada 17 Juni. Yang bersangkutan sedang melaksanakan isolasi mandiri di kos-kosan,” jelas Puspo saat dihubungi melalui sambugan telepon, Senin (5/7).

Saat Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Prambanan sampai di lokasi, karyawan tersebut sudah dalam keadaan meninggal dunia. Diakui Puspo, sebelumnya tidak ada laporan kepada Satgas Jogo Tonggo maupun Puskesmas jika terdapat karyawan pabrik yang positif Covid-19 dan sedang melakukan isolasi mandiri. Namun pascakejadian, Satgas Covid-19 Kecamatan Prambanan langsung melakukan penelusuran kasus Covid-19 di pabrik tersebut. (ren/ria/fer)

Populer

Berita Terbaru