alexametrics
31.1 C
Surakarta
Friday, 12 August 2022

Satlantas Polres Klaten Tilang 578 Motor Berknalpot Brong

KLATEN – Satlantas Polres Klaten memberikan sanksi tilang kepada 578 pengendara sepeda motor yang menggunakan knalpot brong. Penindakan dilakukan selama dua bulan, Mei-Juli 2022.

Penggunaan knalpot bersuara menggelegar itu melanggar pasal 285 ayat 1, pasal 106 ayat 3 Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya. “Setiap pengendara di jalan wajib memenuhi syarat teknik dan layak jalan,” tegas Wakapolres Klaten Kompol Sumiarta, Jumat (5/8).

Sepeda motor yang menggunakan knalpot brong ditahan selama dua pekan di Mapolres Klaten untuk memberikan efek jera. Untuk ancaman hukumannya yakni 1 bulan kurungan atau denda Rp 250 ribu.

Pelanggar yang datang ke Mapolres Klaten untuk mengambil sepeda motor wajib mengganti dengan knalpot standar pabrikan. Selanjutnya membuat surat pernyataan tidak akan menggunakan knalpot brong.

“Ada juga sepeda motor yang tidak diambil karena tidak dilengkapi surat-surat alias bodong,” terang Sumiarta.

Kasatlantas Polres Klaten AKP Sugiyanto menambahkan, penggunaan knalpot brong menggangu keamanan dan ketertiban masyarakat. (mg2/ren/wa)

KLATEN – Satlantas Polres Klaten memberikan sanksi tilang kepada 578 pengendara sepeda motor yang menggunakan knalpot brong. Penindakan dilakukan selama dua bulan, Mei-Juli 2022.

Penggunaan knalpot bersuara menggelegar itu melanggar pasal 285 ayat 1, pasal 106 ayat 3 Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya. “Setiap pengendara di jalan wajib memenuhi syarat teknik dan layak jalan,” tegas Wakapolres Klaten Kompol Sumiarta, Jumat (5/8).

Sepeda motor yang menggunakan knalpot brong ditahan selama dua pekan di Mapolres Klaten untuk memberikan efek jera. Untuk ancaman hukumannya yakni 1 bulan kurungan atau denda Rp 250 ribu.

Pelanggar yang datang ke Mapolres Klaten untuk mengambil sepeda motor wajib mengganti dengan knalpot standar pabrikan. Selanjutnya membuat surat pernyataan tidak akan menggunakan knalpot brong.

“Ada juga sepeda motor yang tidak diambil karena tidak dilengkapi surat-surat alias bodong,” terang Sumiarta.

Kasatlantas Polres Klaten AKP Sugiyanto menambahkan, penggunaan knalpot brong menggangu keamanan dan ketertiban masyarakat. (mg2/ren/wa)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/