alexametrics
27.1 C
Surakarta
Monday, 25 October 2021

Klaten Tambah 2 Tempat Isolasi Terpusat, Pasien Pria & Wanita Dipisah

KLATEN – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Klaten telah menyiapkan tempat isolasi mandiri terpusat tambahan. Pasalnya, lokasi isolasi terpusat yang sudah lebih dulu ada telah dipenuhi pasien Covid-19.

Lokasi tambahan tersebut yakni Pusat Pendidikan Satpam di Kecamatan Jogonalan dan GOR Gelarsena di Kecamatan Klaten Utara. Saat ini, tempat isolasi mandiri terpusat tingkat kabupaten di Hotel Edotel dengan kapasitas 28 tempat tidur dan Panti Semedi dengan 35 tempat tidur telah terisi penuh. Ditambah 18 tempat isolasi mandiri terpusat di sejumlah kecamatan, seperti Delanggu, Prambanan, dan Polanharjo terus menerima pasien Covid-19 tanpa gejala.

”Untuk Pusdik Satpam ini memiliki kapasitas 98 tempat tidur. Mengingat kapasitasnya cukup banyak, sehingga menjadi tempat isolasi mandiri terpusat tingkat kabupaten. Nanti dari masing-masing kepala desa (kades) akan menyumbang kasur,” jelas Tim Ahli Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Klaten Ronny Roekmito, Selasa (6/7).

Direncanakan, GOR Gelarsena akan memiliki kapasitas hingga 100 tempat tidur bagi pasien Covid-19. Dari kajian yang dilakukan pemkab, untuk GOR akan digunakan sebagai tempat isolasi mandiri terpusat bagi laki-laki. Sedangkan pasien Covid-19 perempuan akan diarahkan melaksanakan isolasi mandiri di Panti Semedi.

”Untuk GOR nanti biliknya seperti yang ada di selter pengungsian Merapi. Bedanya, kalau untuk selter pengungsian untuk satu keluarga, kalau ini nanti untuk setiap satu pasien Covid-19. Tentunya nanti oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten akan menambah sejumlah fasilitas penunjang lainnya,” ucapnya.

Ronny menambahkan, saat ini tempat isolasi mandiri terpusat di kecamatan juga telah terisi. Satgas telah mendorong agar mereka yang terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa gejala untuk isolasi mandiri di lokasi tersebut.

Bupati Klaten Sri Mulyani usai meninjau tempat isolasi terpusat tambahan mengungkapkan, bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit rujukan Covid-19 selalu terisi penuh.

”GOR layak, ya namanya kedaruratan di sini sudah layak dan aman. Biar nanti disiapkan dulu kebutuhannya apa untuk menjadi tempat isolasi mandiri terpusat,” terangnya.

Namun demikian, bupati berharap lokasi tersebut tidak sampai terisi. Artinya tidak ada lagi tambahan pasien Covid-19. ”Kami tekankan ke masyarakat untuk selalu menerapkan 5M, mulai dari memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi,” tegas bupati. (ren/adi/ria)

KLATEN – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Klaten telah menyiapkan tempat isolasi mandiri terpusat tambahan. Pasalnya, lokasi isolasi terpusat yang sudah lebih dulu ada telah dipenuhi pasien Covid-19.

Lokasi tambahan tersebut yakni Pusat Pendidikan Satpam di Kecamatan Jogonalan dan GOR Gelarsena di Kecamatan Klaten Utara. Saat ini, tempat isolasi mandiri terpusat tingkat kabupaten di Hotel Edotel dengan kapasitas 28 tempat tidur dan Panti Semedi dengan 35 tempat tidur telah terisi penuh. Ditambah 18 tempat isolasi mandiri terpusat di sejumlah kecamatan, seperti Delanggu, Prambanan, dan Polanharjo terus menerima pasien Covid-19 tanpa gejala.

”Untuk Pusdik Satpam ini memiliki kapasitas 98 tempat tidur. Mengingat kapasitasnya cukup banyak, sehingga menjadi tempat isolasi mandiri terpusat tingkat kabupaten. Nanti dari masing-masing kepala desa (kades) akan menyumbang kasur,” jelas Tim Ahli Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Klaten Ronny Roekmito, Selasa (6/7).

Direncanakan, GOR Gelarsena akan memiliki kapasitas hingga 100 tempat tidur bagi pasien Covid-19. Dari kajian yang dilakukan pemkab, untuk GOR akan digunakan sebagai tempat isolasi mandiri terpusat bagi laki-laki. Sedangkan pasien Covid-19 perempuan akan diarahkan melaksanakan isolasi mandiri di Panti Semedi.

”Untuk GOR nanti biliknya seperti yang ada di selter pengungsian Merapi. Bedanya, kalau untuk selter pengungsian untuk satu keluarga, kalau ini nanti untuk setiap satu pasien Covid-19. Tentunya nanti oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten akan menambah sejumlah fasilitas penunjang lainnya,” ucapnya.

Ronny menambahkan, saat ini tempat isolasi mandiri terpusat di kecamatan juga telah terisi. Satgas telah mendorong agar mereka yang terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa gejala untuk isolasi mandiri di lokasi tersebut.

Bupati Klaten Sri Mulyani usai meninjau tempat isolasi terpusat tambahan mengungkapkan, bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit rujukan Covid-19 selalu terisi penuh.

”GOR layak, ya namanya kedaruratan di sini sudah layak dan aman. Biar nanti disiapkan dulu kebutuhannya apa untuk menjadi tempat isolasi mandiri terpusat,” terangnya.

Namun demikian, bupati berharap lokasi tersebut tidak sampai terisi. Artinya tidak ada lagi tambahan pasien Covid-19. ”Kami tekankan ke masyarakat untuk selalu menerapkan 5M, mulai dari memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi,” tegas bupati. (ren/adi/ria)

Populer

Berita Terbaru