alexametrics
21.5 C
Surakarta
Thursday, 30 June 2022

Warga Desa Sidorejo Selamatkan Burung Elang Langka

KLATEN Warga Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Narso menemukan seekor burung elang saat mencari rumput di jurang Argobelah sekitar pukul 09.00, Selasa (18/1) pagi. Burung elang berwarna hitam itu diduga ditemukan dalam keadaan sakit. Lantas dibawa pulang untuk diselamatkan.

”Ini termasuk satwa yang dilindungi. Maka itu dibawa pulang untuk disembuhkan. Diberikan kehangatan dengan menggunakan hair dryer,” ucap salah seorang warga Desa Sidorejo, Sukiman kepada Jawa Pos Radar Solo, Selasa (18/1).

Sukiman menjelaskan, selama upaya penyelamatan itu dengan memberikan kuning telur dan madu. Di samping itu juga melaporkan penemuan burung elang itu ke Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM). Harapannya segera mendapatkan perawatan secara intensif secepatnya sehingga bisa terselamatkan.

”Kalau di daerah Sidorejo sendiri untuk burung elang ini jarang ditemui. Atau tidak setiap hari ada. Ini juga bagian dari satwa endemik Merapi,” tambahnya.

Sementara itu, Petugas TNGM Resort Kemalang Ponco Waluyo menjelaskan, pihaknya langsung menemui warga yang menemukan burung elang tersebut usai mendapatkan laporan. Termasuk menginformasikan kepada Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) TNGM.

”Akhirnya dilakukan evakuasi dari Desa Sidorejo menuju ke Kulonprogo yang menjadi pusat penangkaran satwa. Saat ini sudah ditangani oleh dokter hewan. Laporan yang saya terima tadi sudah diberikan vitamin,” ucapnya.

Dia menjelaskan, di samping upaya penyelamatan juga dilakukan dilakukan identifikasi terhadap burung elang tersebut. Baik terkait umur maupun jenis kelaminnya. Meski begitu, ditegaskan untuk seluruh jenis burung elang termasuk satwa yang dilindungi.

”Laporan terkait penemuan burung elang di wilayah Sidorejo sendiri baru kali ini. Untuk jenisnya sendiri dari laporan burung elang ular bido,” tandasnya. (ren/adi/dam)

KLATEN Warga Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Narso menemukan seekor burung elang saat mencari rumput di jurang Argobelah sekitar pukul 09.00, Selasa (18/1) pagi. Burung elang berwarna hitam itu diduga ditemukan dalam keadaan sakit. Lantas dibawa pulang untuk diselamatkan.

”Ini termasuk satwa yang dilindungi. Maka itu dibawa pulang untuk disembuhkan. Diberikan kehangatan dengan menggunakan hair dryer,” ucap salah seorang warga Desa Sidorejo, Sukiman kepada Jawa Pos Radar Solo, Selasa (18/1).

Sukiman menjelaskan, selama upaya penyelamatan itu dengan memberikan kuning telur dan madu. Di samping itu juga melaporkan penemuan burung elang itu ke Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM). Harapannya segera mendapatkan perawatan secara intensif secepatnya sehingga bisa terselamatkan.

”Kalau di daerah Sidorejo sendiri untuk burung elang ini jarang ditemui. Atau tidak setiap hari ada. Ini juga bagian dari satwa endemik Merapi,” tambahnya.

Sementara itu, Petugas TNGM Resort Kemalang Ponco Waluyo menjelaskan, pihaknya langsung menemui warga yang menemukan burung elang tersebut usai mendapatkan laporan. Termasuk menginformasikan kepada Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) TNGM.

”Akhirnya dilakukan evakuasi dari Desa Sidorejo menuju ke Kulonprogo yang menjadi pusat penangkaran satwa. Saat ini sudah ditangani oleh dokter hewan. Laporan yang saya terima tadi sudah diberikan vitamin,” ucapnya.

Dia menjelaskan, di samping upaya penyelamatan juga dilakukan dilakukan identifikasi terhadap burung elang tersebut. Baik terkait umur maupun jenis kelaminnya. Meski begitu, ditegaskan untuk seluruh jenis burung elang termasuk satwa yang dilindungi.

”Laporan terkait penemuan burung elang di wilayah Sidorejo sendiri baru kali ini. Untuk jenisnya sendiri dari laporan burung elang ular bido,” tandasnya. (ren/adi/dam)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/